Tantangan dan Kritik
1. Risiko Konflik Sosial
Aktivitas tambang seringkali menimbulkan dampak lingkungan dan konflik dengan masyarakat sekitar. Direktur PUSHEP, Bisman Bakhtiar, khawatir hal ini akan memperburuk hubungan universitas dengan masyarakat.
2. Kapasitas dan Pengawasan
Tidak semua universitas memiliki sumber daya manusia dan teknologi untuk mengelola tambang secara optimal. Hal ini dapat menimbulkan ketergantungan pada pihak ketiga.
3. Potensi Penyalahgunaan
Beberapa pengamat menilai, usulan ini bisa menjadi celah untuk praktik bisnis tambang yang menguntungkan segelintir pihak, alih-alih untuk kepentingan pendidikan.
Baca Juga:Himbauan Yandri Susanto: Laporkan Aksi Pungutan Liar Rekrutmen Pendamping Desa Tahun 2025Kereta Api Tambahan Akhir Pekan Januari 2025, Solusi Nyaman untuk Liburan Panjang
Wacana pengelolaan tambang oleh perguruan tinggi merupakan ide yang ambisius namun tidak tanpa tantangan.
Agar gagasan ini dapat diwujudkan, diperlukan regulasi yang jelas, pengawasan ketat, serta pendekatan yang inklusif terhadap masyarakat terdampak. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat benar-benar menjadi bagian dari solusi, bukan masalah baru.