CIREBON, RAKCER. ID – Fakta Tentang Ubur-ubur Turritopsis Dohrnii, Ubur-ubur Turritopsis dohrnii, sering dijuluki “ubur-ubur abadi,” adalah salah satu makhluk paling menarik dan misterius di dunia laut.
Kemampuannya untuk “menghindari kematian” dengan kembali ke tahap awal siklus hidupnya telah membuatnya menjadi subjek penelitian intensif dalam biologi dan ilmu kedokteran.
Nah daripada banyak cincong lagi mimin rakcer telah menyiapkan listnya yaitu adalah lima fakta menarik tentang ubur-ubur ini, dijelaskan secara mendalam:
1. Kemampuan Unik untuk “Kembali Muda”
Baca Juga:Harus Kamu Coba Agar Tidak Penasaran, 5 Makanan Khas Kutai Kartanegara5 Kuliner Khas Kawasan Glodok Jakarta Barat yang Wajib Kamu Coba Ketika Berkunjung
Fakta paling menakjubkan tentang Turritopsis dohrnii adalah kemampuannya untuk melakukan transdiferensiasi, sebuah proses di mana sel-sel dewasa berubah kembali menjadi sel-sel muda.
Ketika ubur-ubur ini menghadapi kondisi stres, seperti cedera, kelaparan, atau perubahan lingkungan, ia dapat mengubah dirinya kembali ke tahap polip, yaitu tahap awal dalam siklus hidup ubur-ubur.
Proses ini mirip dengan kupu-kupu yang kembali menjadi ulat. Setelah kembali ke tahap polip, ubur-ubur ini dapat memulai siklus hidupnya lagi dari awal.
Secara teoritis, proses ini bisa diulang tanpa batas, membuat Turritopsis dohrnii secara biologis “abadi.” Meskipun mereka masih bisa mati karena dimangsa atau penyakit, kemampuan ini membuat mereka unik di antara makhluk hidup lainnya.
2. Asal Usul dan Penyebaran
Turritopsis dohrnii pertama kali diidentifikasi pada akhir abad ke-19 di Laut Mediterania. Namun, sejak itu, spesies ini telah ditemukan di berbagai perairan hangat di seluruh dunia, termasuk Karibia, Jepang, dan pantai-pantai Amerika Selatan.
Kemampuan mereka untuk bertahan dalam berbagai kondisi lingkungan mungkin berkontribusi pada penyebaran mereka yang luas.
Selain itu, mereka sering “menumpang” pada kapal-kapal laut, yang membantu mereka menyebar ke wilayah baru.
Baca Juga:Ternyata Indonesia Mempunyainya, Makhluk kriptid asal Indonesia yang Mungkin Belum Kamu Ketahui Kawuk Makhluk yang Dipercaya Menghuni Pulau Nusakambangan
Meskipun ukurannya kecil (hanya sekitar 4-5 mm), ubur-ubur ini memiliki dampak besar dalam studi biologi kelautan.
3. Siklus Hidup dari Turritopsis dohrnii
Seperti kebanyakan ubur-ubur, Turritopsis dohrnii memiliki siklus hidup yang terdiri dari dua tahap utama: polip dan medusa.
Tahap Polip: Pada tahap ini, ubur-ubur menempel pada permukaan seperti batu atau tanaman laut.
Mereka berbentuk seperti tabung kecil dan bereproduksi secara aseksual dengan membentuk tunas.