CIREBON, RAKCER.ID – Pernah merasa lelah karena terlalu larut dalam emosi orang lain, apalagi di media sosial? Kalau iya, kamu nggak sendirian.
Fenomena ini dikenal sebagai empati melelahkan, di mana kepedulian berlebihan malah bikin stres, cemas, bahkan burnout.
Untungnya, ada strategi praktis yang bisa membantu membangun empati berjarak peduli tetap ada, tapi hati dan pikiran tidak ikut terbakar drama orang lain.
Baca Juga:Kenapa Kita Suka Baca Berita Negatif? Rahasia Otak di Balik Fenomena Doomscrolling5 Cara Ampuh Lepas dari Doomscrolling, Biar Hidup Lebih Tenang dan Tidur Nyenyak
Strategi Sederhana untuk Membangun Empati Berjarak
Berikut beberapa cara sederhanya dan praktisnya, yakni:
1. Mindfulness: Hadir di Momen Tanpa Terjebak Emosi
Mindfulness adalah kemampuan untuk hadir sepenuhnya di momen sekarang, tanpa menilai atau terbawa emosi.
Contoh praktik: Saat membaca berita sedih, tarik napas dalam, sadari reaksi emosionalmu, lalu lepaskan.
Manfaat: Mengurangi stres, menjaga keseimbangan emosi, dan memberi ruang untuk merespons dengan bijak.
2. Meditasi: Melatih Pikiran Tetap Stabil
Meditasi singkat, misalnya 5–10 menit sehari, bisa membantu menenangkan otak dan mengurangi efek “overload” dari berita atau drama online.
Duduk nyaman, tutup mata, fokus pada napas.
Setiap muncul pikiran negatif, biarkan lewat tanpa menempel terlalu lama.
Hasilnya: Kecemasan berkurang, energi emosional lebih terkendali.
3. Journaling: Ekspresikan Perasaanmu Tanpa Membebani Orang Lain
Menulis jurnal adalah cara efektif untuk memproses emosi.
Tulis pengalamanmu saat membaca berita atau mendengar cerita orang lain.
Catat apa yang bisa kamu kontrol dan apa yang harus dilepas.
Keuntungannya: Emosi terkelola, empati tetap terjaga, tapi hati tidak ikut “terbakar”.
4. Digital Detox: Batasi Paparan Drama Online
Baca Juga:5 Instrumen Investasi untuk Merdeka Finansial di Masa TuaBahaya! Efek Doomscrolling pada Kesehatan Mental, Dari Cemas Berlebih sampai Overthinking Kronis
Media sosial sering menjadi sumber empati melelahkan karena berita negatif atau konflik yang terus-menerus muncul.
Terapkan waktu screen time terbatas atau “offline hour” setiap hari.
Pilih akun media sosial yang memberi informasi bermanfaat, bukan sekadar drama.
Efeknya: Energi emosional tetap terjaga, fokus kembali ke hal positif dalam hidup.
5. Strategi Empati Berjarak di Media Sosial
Masih ingin peduli tapi nggak mau stres? Gunakan tips ini:
Scroll dengan sadar: Jangan membaca semua berita; pilih yang relevan dan bisa ditindaklanjuti.