Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat, Herman Suryatman yang hadir langsung melantik jajaran pengurus, memberikan arahan yang membakar semangat.
Dalam pidatonya, Herman menekankan bahwa setiap anggota Pramuka wajib memiliki mentalitas petarung yang tangguh dan tak kenal menyerah.
“Anggota Pramuka itu identik dengan sosok petarung. Sabubukna, jangan hanya bergerak karena adanya SK, sebab itu cuma urusan administrasi. Jadikan pengabdian ini sebagai panggilan patriotik dari dalam jiwa,” ungkap Herman.
Baca Juga:Launching PBB-P2 2026, Pemkot Cirebon Beri Diskon 50 Persen untuk Tunggakan PajakSiti Farida Dorong Guru BK Bisa Lebih Humanis
Herman juga memberikan refleksi sejarah tentang arti perjuangan. Jika dulu para pahlawan berjuang antara merdeka atau mati, maka tantangan generasi masa kini adalah memilih antara maju atau tertinggal. Ia meminta Pramuka Jawa Barat, khususnya di Kota Cirebon, untuk fokus pada tiga misi utama: penguatan SDM, penguatan organisasi, serta pengembangan inovasi.
“Tugas kita sekarang bukan lagi merebut kemerdekaan, tapi mengisinya dengan kemajuan. Saya instruksikan kepada Ketua Kwarcab untuk langsung tancap gas. Jangan pakai lama. Rasa takut itu manusiawi, tapi kita tidak boleh sampai dikuasai ketakutan hingga diam di tempat. Segera bergerak dan implementasikan nilai-nilai kepramukaan di lapangan,” pungkas Herman. (sep)
