Soal Penerangan Jalan, Pemkot Cirebon Belajar ke Kabupaten Madiun

Pemkot Cirebon
Walikota Cirebon, Effendi Edo memimpin kunjungam kerja ke Kabupaten Madiun. FOTO: IST/ RAKCER.ID
0 Komentar

MADIUN – Dipimipin langsung oleh Walikota Cirebon, Effendi Edo, Pemerintah Kota Cirebon melakukan kunjungan kerja strategis ke Kabupaten Madiun pada Kamis (12/02).

Melalui kunjungan kerja ini, Pemkot mencoba mendalami skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dalam pengadaan Alat Penerangan Jalan (APJ), sebuah terobosan yang dinilai sukses menjadikan Madiun sebagai pelopor penerangan jalan efisien di Indonesia.

Dalam keterangannya, Edo menyampaikan bahwa studi tiru ini merupakan upaya serius pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan warga.

Baca Juga:Walikota Cirebon Dorong Pramuka Jadi Benteng Karakter dan Pionir DigitalLaunching PBB-P2 2026, Pemkot Cirebon Beri Diskon 50 Persen untuk Tunggakan Pajak

Menurutnya, keterbatasan APBD tidak boleh menjadi penghambat bagi pelayanan publik. Dengan mempelajari keberhasilan Madiun yang telah memulai skema KPBU sejak September 2022, Kota Cirebon optimistis bisa menghadirkan cahaya di setiap sudut jalan tanpa membebani keuangan daerah secara drastis.

“Kami datang ke sini (Madiun. Red) untuk belajar, Kabupaten Madiun adalah yang pertama di Indonesia yang sukses mengeksekusi proses KPBU APJ ini. Semangatnya adalah kolaborasi, sebagaimana arahan Bapak Presiden agar kepala daerah saling bahu-membahu dan menolong dalam membangun wilayahnya,” ungkap Edo.

Dalam lawatan tersebut Edo memboyong jajaran kepala perangkat daerah, mulai dari Pj Sekda, Dishub, Bappelitbangda, hingga unsur Inspektorat.

Hal ini dilakukan agar pemahaman mengenai aspek hukum, keuangan, dan teknis infrastruktur dapat diserap secara menyeluruh oleh seluruh pemangku kepentingan.

Selain masalah lampu jalan, Pemkot Cirebon juga menunjukkan ketertarikan untuk mengadopsi sistem serupa pada sektor pengelolaan sampah dan infrastruktur lainnya. Edo berharap, sinergi antara eksekutif dan legislatif setelah dari Madiun dapat segera membuahkan progres nyata.

“Matur suwun atas sambutan hangat Bapak Bupati Madiun. Kami ingin apa yang dihasilkan dari sini segera dieksekusi, kalau bisa tahun ini juga sudah ada progres signifikan untuk Kota Cirebon,” kata Edo.

Sementara itu, Bupati Madiun, Hari Wuryanto menyambut baik niat jajaran Pemerintah Kota Cirebon yang ingin belajar ke daerah yang dipimpinnya.

Baca Juga:Siti Farida Dorong Guru BK Bisa Lebih HumanisWakil Walikota dan Wamenperin Bahas Strategi Proteksi Industri Lokal di Kota Cirebon

Hari memaparkan bahwa hingga saat ini, kolaborasi dengan badan usaha telah mencakup 7.459 titik lampu.

Hasilnya pun sangat terasa pada efisiensi anggaran, biaya operasional listrik yang semula mencapai Rp13–14 miliar per tahun, kini terpangkas hingga 50 persen menjadi hanya Rp6–7 miliar berkat penggunaan teknologi LED.

0 Komentar