Kesulitan Bangun Kios, Wakil Walikota Fasilitasi Akses Pembiayaan untuk Pedagang Bunga di Dukuh Semar

Pemkot Cirebon
Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati bersilaturahmi dengan para pedagang bunga yang direlokasi ke Dukuh Semar, Minggu (05/04). FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/ RAKCER.ID
0 Komentar

“Senin rencananya kios-kios mulai dibangun. Untuk luas kios, kalau disebut cukup ya harus cukuplah, karena segitu aja kita sudah sangat senang dikasih fasilitas oleh Pemerintah Kota. Belum lagi, dari lima tahun sewa lahan, untuk tahun pertama kita kan dibebaskan biaya sewa,” kata Haris.

Sementara itu, Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati mengatakan, pada Minggu (05/04) siang, ia bersilaturahmi dengan para pedagang bunga yang akan menempati lokasi relokasi yang disediakan Pemkot di Dukuh Semar.

“Hari ini saya bersilaturahmi dengan para pedagang bunga yang terdampak revitalisasi. Pemkot sudah menyediakan lahan untuk relokasi, tapi belum lama ini paguyuban menyampaikan keluhan mereka kesulitan untuk membangun kios, padahal untuk sewa selama 5 tahun, Pemkot sudah memberikan free satu tahun pertama,” ungkap Rida, sapaan akrab Wakil Walikota.

Baca Juga:Edo Sidak Disdukcapil, Apresiasi Pelayanan Setara, Sejam Selesai Tanpa TerasaJumat Depan ASN Kota Cirebon Mulai WFH

Untuk menjawab keluhan para pedagang terkait kesulitan mereka untuk membangun kios karena modal yang terbatas, lanjut Rida, ia mencoba menjembatani pada pedagang dengan lembaga pembiayaan dengan berbagai kemudahan.

Termasuk dengan jasa bangun, sehingga nanti para pedagang tinggal menempati kios setelah selesai dibangun.

“Kita coba jembatani mereka dengan lembaga pembiayaan, dan kios akan mulai dibangun. 22 pedagang yang sudah mengajukan, sisanya mandiri, karena beberapa pedagang bunga hidup tidak perlu kios, yang perlu kios itu rata-rata pedagang bunga potong, yang biasanya untuk karangan bunga. Jadi akses yang diberikan hanya untuk membangun kios,” kata Rida. (sep)

0 Komentar