CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon sudah menyusun rencana kerja untuk tahun 2027, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kota pun sudah digelar.
Sejumlah program kerja yang disusun untuk para perangkat daerah di tahun 2027, diantaranya adalah usulan dari legislatif melalui Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD, hasil serap aspirasi yang sudah dilakukan para wakil rakyat.
Untuk tahun 2027 nanti, DPRD sudah menginventarisir sejumlah usulan Pokir, untuk diajukan kepada Pemkot ahar masuk di perencanaan program tahun 2027.
Baca Juga:Silaturahmi dengan Majelis Taklim Asy-Syifa, Wawali Beri Pesan untuk JamaahHalal Bihalal DWP Kota Cirebon, Walikota Ingatkan Kekompakan dan Kolaborasi
Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Harry Saputra Gani menyebutkan, dari hasil inventarisasi usulan, 35 anggota DPRD mengajukan sekitar 338 progran usulan melalui pokok pikiran untuk tahun 2027, dan sebagian besar usulan yang disampaikan berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, terutama di sektor infrastruktur.
“Kita menjadi lembaga yang banyak menerima aspirasi, makan untuk eksekusinya, kami susun dan kami usulkan melalui perencanaan di eksekutif,” ungkap HSG, sapaan akrabnya.
HSG berharap, seluruh usulan yang disampaikan pihaknya tersebut dapat diselaraskan dengan program pemerintah daerah agar tidak terjadi tumpang tindih, serta mampu mendukung terwujudnya pembangunan Kota Cirebon yang sejalan dengan RPJMD.
“Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, DPRD mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif, demi menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Usulan kita dari rakyat, dan program Pemkot juga untuk rakyat, jadi harus selaras,” lanjut HSG.
Politisi partai NasDem tersebut juga mengingatkan, agar proses panjang perencanaan yang dipuncaki dengan Musrenbang tingkat Kota Cirebon ini tidak hanya dijadikan seremoni dan agenda rutin tahunan, melainkan harus menjadi forum strategis untuk merumuskan masa depan pembangunan daerah.
“Musrenbang jangan sampai hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar bermakna, terukur, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat,” jelas HSG.
Ia juga menambahkan, seluruh proses perencanaan pembangunan harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, karena masyarakat juga terus menunggu dan menantikan hasil nyata dari setiap program yang dijalankan pemerintah daerah.
Baca Juga:Walikota Cirebon Buka Seleksi Paskibraka 2026Walikota Cirebon Ingatkan Fokus Peningkatan PAD
“Banyak capaian di tahun pertama pemerintahan Edo-Farida, kita ingin itu terus ditinglatkan, dan DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara objektif dan konstruktif. Menghadapi 2027, DPRD juga mengingatkan pentingnya kesiapan seluruh pihak dalam memasuki fase akselerasi pertumbuhan ekonomi inklusif, sebagaimana tertuang dalam RPJMD,” kata HSG. (sep)
