Menjelajah Emosi Remaja: Makna di Balik Inside Out 2

Menjelajah Emosi Remaja: Makna di Balik Inside Out 2
Inside Out 2, berfokus pada masa remaja Riley, fase kehidupan yang dipenuhi dengan perubahan dan gejolak emosi. foto:pinterest/rakcer.id
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Film animasi Inside Out (2015) yang menyentuh hati pemirsa dengan petualangan emosi di dalam pikiran Riley, kini hadir dengan sekuel yang ditunggu-tunggu, Inside Out 2.

Kali ini, film berfokus pada masa remaja Riley, fase kehidupan yang dipenuhi dengan perubahan dan gejolak emosi.

Inside Out 2 tak hanya menghadirkan kembali karakter Joy (kesenangan), Sadness (kesedihan), Anger (kemarahan), Fear (ketakutan), dan Disgust (jijik), tetapi juga memperkenalkan emosi-emosi baru yang muncul seiring bertambahnya usia Riley.

Baca Juga:Pesan Moral Inside Out 2: Menjelajahi Emosi BaruKembalinya Para Emosi: Pengisi Suara Inside Out 2

  • Anxiety (Cemas): Disuarakan oleh Maya Hawke, Anxiety muncul sebagai sosok yang bersemangat namun melelahkan. Ia memastikan Riley siap menghadapi segala kemungkinan, walaupun dengan bayangan negatif.
  • Envy (Iri Hati): Emosi yang kerap muncul di masa remaja ini diwujudkan dalam karakter Envy. Ia mewakili perasaan iri terhadap pencapaian orang lain, seperti prestasi, kehidupan sosial, atau hubungan asmara.
  • Ennui (Bosan): Remaja juga kerap dilanda kebosanan. Ennui hadir sebagai karakter yang melambangkan rasa bosan dan jenuh.
  • Embarrassment (Malu): Perasaan malu yang sering dialami remaja diwakili oleh Embarrassment.

Kehadiran emosi baru ini  mengguncang keseimbangan di “kantor pusat” pikiran Riley.  Film ini  menjanjikan eksplorasi yang lebih dalam tentang bagaimana Riley menghadapi  perasaan-perasaan rumit  yang menyertai masa remajanya.

Inside Out 2 dijadwalkan rilis pada juni 2024.  Dengan  kisahnya yang relatable dan emosional, film ini  diharapkan dapat  membantu penonton, terutama remaja, untuk memahami  perasaan mereka  dan pentingnya menghargai  setiap spektrum emosi yang dialami.(*)

0 Komentar