Pemain Kulit Hitam Bikin Spanyol Ngeri Lagi Lewat Lamine Yamal Dan Nico Williams

Pemain Kulit Hitam Bikin Spanyol Ngeri Lagi Lewat Lamine Yamal Dan Nico Williams
Lamine Yamal Dan Nico Williams. Foto: Screenshot/Rakcer.id
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Spanyol datang ke Euro 2024 di Jerman tanpa bintang besar atau banyak harapan. Tim yang dipimpin oleh Luis de la Fuente pulang dengan gelar juara Eropa enam minggu kemudian. Semangat muda Lamine Yamal dan Nico Williams cocok dengan ketenangan pemain berpengalaman seperti Rodri dan pemain andalan lainnya. Untuk mengakhiri sepuluh tahun kegagalan tiki-taka, Spanyol menjadi tim penyerang yang lebih dinamis dan serbaguna di bawah komando mereka.

“Kami berharap ini dapat terus berlanjut dan kami dapat berjuang untuk Piala Dunia,” kata Williams, pemain berusia 22 tahun yang mencetak gol pembuka di final Euro 2024.

Spanyol mencetak 15 gol di Piala Eropa dan memenangkan tujuh pertandingan tanpa adu penalti. Spanyol mengalahkan Kroasia dan Italia di fase grup sebelum menyingkirkan Jerman dan Prancis di final. Georgia juga disingkirkan oleh tim Matador di babak 16 besar.

Baca Juga:Madura United Resmi Merekrut Pemain Dari Negeri Kincir Angin Jordy WehrmanStriker Milik Timnas Indonesia Dimas Drajad Resmi Berlabuh Ke Persib Bandung 

Saya katakan sebelum turnamen, tidak ada yang dapat mengalahkan kami. “Kami adalah tim yang hebat,” kata Williams.

Melihat Lamine Yamal dan Nico Williams bermain di EURO 2024 seperti melihat karakter Tsubasa Ozora dan Taro Misaki dalam anime Captain Tsubasa. Pasangan emas yang halus bahu-membahu untuk tim yang dibelanya

Mereka menunjukkan rasa hormat satu sama lain meskipun usianya berbeda. Nico Williams lahir di Pamplona, ​​​​Spanyol, pada tahun 2002. Namun, Lamine Yamal lahir dari perut ibunya pada tahun 2007 di daerah Esplugues de Llobregat. Mereka berwarganegara Spanyol dan berasal dari Spanyol. Terlepas dari kenyataan bahwa keduanya berasal dari keluarga imigran Afrika. Williams berasal dari Ghana, sedangkan Lamine Yamal berasal dari Maroko.

Orang Afrika sangat umum di Spanyol. karena banyak orang Afrika masuk ke Spanyol sejak zaman Romawi. Sering disebut Afro-Spanyol. Menurut Kementerian Kesetaraan Spanyol, tahun 2019, ada 1.029.944 orang keturunan Afrika yang tinggal di Spanyol; Dari jumlah ini, 71% lahir di Spanyol dan memilih berkewarganegaraan Spanyol.

Banyak orang Afrika yang tinggal di Spanyol kemudian memasuki dunia yang serba bisa. Karena sepak bola sangat disukai oleh banyak orang di Spanyol dan Indonesia, tetapi bagi mereka, sepak bola hanya penjualan hidup. Para Afro-Spanyol tidak bermimpi untuk hidup layak dengan bermain sepak bola karena mereka tahu bahwa diskriminasi akan selalu terjadi di kelas unggulan.

0 Komentar