Pengorbanan dan Pengabdian, Memahami Filosofi di Balik Hari Raya Idul Adha

Pengorbanan dan Pengabdian, Memahami Filosofi di Balik Hari Raya Idul Adha
Kisah pengorbanan dan pengabdian dibalik perayaan Idul Adha 1445 H. Foto: Pinterest/rakcer.id
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Hari Raya Idul Adha, momen yang amat sakral bagi umat Islam, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan keagamaan dan budaya di seluruh dunia.

Jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah dalam penanggalan Hijriah, perayaan ini menggambarkan kepatuhan yang mendalam kepada Allah SWT dan pengabdian umat Islam yang tak tergoyahkan.

Tak hanya dikenal sebagai Idul Adha, perayaan ini juga mempunyai beragam istilah yang kental dengan nuansa keagamaan, salah satunya adalah Lebaran Haji.

Baca Juga:Mengenal Lebih Dekat Puasa Tarwiyah dan Arafah sebagai Persiapan Utama, Sebelum Idul Adha 1445 HMenghindari Cacat dalam Ibadah Kurban Idul Adha 1445 H Menurut Ibnu Hajar dalam kitab Bulughul Marom 

Lebaran Haji tak hanya mengingatkan akan momen ibadah haji di Tanah Suci yang dilakukan serentak, tetapi juga menandakan kesempurnaan iman dan pengabdian seorang Muslim.

Menurut Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), Lebaran Haji juga dikenal sebagai Lebaran Besar. Kedua istilah ini mencerminkan kebesaran dan keagungan perayaan ini dalam tatanan agama Islam.

Di samping itu, Idul Adha juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban atau Idul Kurban. Ini merujuk pada momen penting dalam ibadah kurban, di mana umat Muslim diperintahkan untuk menyembelih hewan kurban sebagai bentuk pengabdian dan pengorbanan kepada Allah SWT.

Secara etimologis, istilah “Idul Adha” merujuk pada bahasa Arab “aada (yauudu)” yang berarti “kembali”, dan “Adha” berasal dari kata “udhiyah” yang berarti “kurban”. Artinya, Idul Adha adalah “kembali berkurban” atau hari raya penyembelihan hewan kurban.

Kata “kurban” sendiri berasal dari bahasa Arab “qurbān” yang berarti “persembahan pada Allah sebagai bentuk ketaatan dan wasilah; penyembelihan hewan ternak sebagai bentuk ketaatan pada Allah”.

Dalam esensi yang lebih dalam, kurban adalah ekspresi dari ketaatan dan pengabdian yang tulus kepada Sang Pencipta.

Dalam perayaan Idul Adha, umat Muslim dari berbagai penjuru dunia berkumpul untuk melaksanakan ibadah kurban sebagai bukti dari ketaatan dan pengabdian mereka kepada Allah SWT. Proses kurban bukanlah sekadar tindakan menyembelih hewan, tetapi merupakan simbol dari pengorbanan, belas kasihan, dan kebersamaan umat Islam dalam membagikan rezeki kepada sesama yang membutuhkan.

Baca Juga:Telomer dan Kulit Sehat, Bagaimana Puasa Intermitten Membantu Memperlambat Penuaan?7 Inspirasi Desain Kamar Mandi Marble, Dari Nuansa Cokelat hingga Hitam Elegan

Perayaan Hari Raya Idul Adha tidak hanya menciptakan ikatan yang erat antara umat Muslim di seluruh dunia, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya pengorbanan dan kebersamaan dalam mencapai tujuan yang lebih tinggi dalam kehidupan spiritual.

0 Komentar