Pertamina Latih Siswa SLB Jadi Barista, Pede Membuat Minuman Kopi Kekinian

Pertamina
ISTIMEWA. Sejumlah anak berkebutuhan khusus dari SLB Mutiara Hati Indramayu mengikuti pelatihan pembuatan minuman kopi yang digagas Pertamina. /rakcer.id/tardiarto azza
0 Komentar

RAKCEER.IDPT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit VI Balongan melalui fungsi Communication, Relation & CSR mengadakan program pelatihan pembuatan minuman kopi.

Pelatihan yang digelar Pertamina tersebut diikuti anak-anak berkebutuhan khusus yang dilatih menjadi barista atau peracik kopi.

Area Manager Communication, Relation & CSR PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit VI Balongan Mohamad Zulkifli mengatakan, kegiatan sejak 12 Mei 2023 itu pesertanya anak berkebutuhan khusus dari SLB Mutiara Hati Indramayu.

Baca Juga:Polres Terjunkan 418 Polisi RW, Tampung Keluhan WargaSatu Parpol Tidak Mengajukan Bacaleg, KPU Indramayu Segera Verifikasi Administrasi

Pelatihan diikuti oleh tujuh siswa-siswi setara SMA yang dibimbing trainer dan praktisi kopi Triantoro dari Kopi Seduh Indramayu.

“Pada pelatihan tersebut mereka diajarkan untuk menjadi barista dengan membuat berbagai macam minuman kopi kekinian,” jelasnya.

Rangkaian pelatihannya dimulai dengan pengenalan macam biji kopi dan bahan pelengkap lainnya serta alat-alat yang digunakan.

Lalu dilanjutkan dengan praktek pembuatan minuman kopi dengan teknik Rokpreso, V60, Vietnam Drip, Moka Pot, French Press, dan Aero Press.

Ditegaskan, pelatihan membuat kopi tersebut diberikan sebagai bekal wirausaha kepada anak berkebutuhan khusus.

“Diharapkan setelah mereka menyelesaikan pendidikan di SLB, teman-teman istimewa ini mempunyai keterampilan lebih. Dalam hal ini adalah di bidang pembuatan kopi yang dapat digunakan untuk berwirausaha,” ujarnya.

Zulkifli memaparkan, pelatihan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat sekaligus memberikan motivasi.

Baca Juga:Kuningan Miliki 320 Polisi RW, Wabup: Polri dan Masyarakat Semakin DekatLapas Kuningan Rutin Razia Warga Binaan, Korek Api Paling Banyak Disita

Juga menumbuhkan daya saing dan kepercayaan diri para siswa berkebutuhan khusus di SLB Mutiara Hati, bahwa keterbatasan tidak menjadi penghambat untuk meraih kesuksesan.

Kegiatan pelatihan pembuatan kopi tersebut, lanjutnya, adalah Program Pemberdayaan Inklusi Teman Istimewa yang merupakan bagian dari salah satu Program Pemberdayaan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Unit VI Balongan tahun 2023.

“TJSL dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab sosial pada masyarakat, termasuk penyandang disabilitas,” kata dia.

Sementara itu, salah satu siswa yang mengikuti pelatihan, Carnoto dengan dibimbing oleh gurunya mengungkapkan terima kasih dan perasaan gembira karena dengan pelatihan itu telah mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan diri. (tar)

0 Komentar