Zaenal Bela Affiati, Tapi Akui Istrinya Tak Bayar Iuran Partai, Ini Penyebabnya

MEMBELA. Suami Affiati, H Zaenal Muttaqin pasang badan membela istrinya yang saat ini sedang diusulkan untuk di PAW dari posisinya sebagai anggota DPRD Fraksi Gerindra. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/RAKYAT CIREBON
MEMBELA. Suami Affiati, H Zaenal Muttaqin pasang badan membela istrinya yang saat ini sedang diusulkan untuk di PAW dari posisinya sebagai anggota DPRD Fraksi Gerindra. FOTO: ASEP SAEPUL MIELAH/RAKYAT CIREBON
0 Komentar

RAKCER.ID – Suami Affiati, H Zaenal Muttaqin turut bereaksi menanggapi rencana pemecatan dan Penggantian Antar Waktu (PAW) istrinya sebagai anggota DPRD Kota Cirebon oleh Partai Gerindra.
Zaenal terang-terangan membela sang istri. Terlebih, mengenai faktor-faktor penyebab yang diduga menjadi pertimbangan DPC Partai Gerindra melayangkan surat permohonan pemecatan dan usul PAW kepada DPP.
Sebagaimana diketahui, beberapa pertimbangan yang dijadikan dasar Partai Gerindra memecat Affiati. Di antaranya, sudah sejak pertengahan tahun 2022 lalu, Affiati tidak menunaikan kewajiban keuangannya membayar uang pangkal sebagai anggota DPRD Fraksi Gerindra kepada partai.
Hal tersebut, dinilai menjadi penghambat turunnya dana operasional DPC dari DPP. Pasalnya, sistem di Partai Gerindra, setiap legislatornya, menyetor uang pangkal langsung ke DPP. Kemudian, dari 100 persen yang disetorkan, 60 persen akan diturunkan DPP ke masing-masing DPC untuk dana operasional partai.
Namun yang menjadi hambatan, 60 persen dana operasional tidak akan diturunkan DPP, manakala ada salah satu legislator di Kota Cirebon yang belum menunaikan kewajibannya.
Selain itu, pertimbangan lain adalah karena Affiati sudah tidak pernah hadir dan ikut di agenda-agenda partai. Seperti rapat di DPC, bimtek partai, diklat partai, rapimnas, bahkan sampai pada agenda besar partai setingkat HUT ke-15 Partai Gerindra. Affiati pun tak menghadirinya.
Zaenal pun mengakui, bahwa sejak Agustus istrinya tidak menunaikan kewajiban uang pangkal sebagai legislator Gerindra kepada partai. “Memang sudah tidak. Setelah beliau (Affiati, red) dilengserkan partainya sendiri,” ucapnya.
Menurutnya, jika memang partai menilai bahwa istrinya sudah lama melakukan tindakan indisipliner terhadap partai, ia malah balik bertanya. Mengapa tidak sejak dulu pemecatan dilakukan terhadap Affiati.
“Kenapa baru sekarang ? Kalau sudah sejak dulu melakukan pelanggaran, tentu sebagai kader, Ibu Affiati akan legawa. Terlebih yang sudah dilakukan partainya selama ini,” jelas dia.
Tak hanya membela, dia pun memastikan, karir politik istrinya akan berlanjut. Meskipun tidak di Gerindra, akan ada partai yang lebih menghargai Affiati.
“Ibu Affiati akan maju melalui partai yang lebih membutuhkan dirinya,” imbuhnya.
Sebelumnya, Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Cirebon, Asep Kurnia mengatakan, sebelum memutuskan untuk memecat Affiati, pihak DPC pun sudah menempuh jalur-jalur persuasif sesuai ketentuan partai. Bahkan, pihaknya tiga kali surat peringatan (SP) sudah dilayangkan kepada yang bersangkutan.

0 Komentar