3. Marcos Llorente
Marcos Llorente, yang lahir dan terkenal di Madrid, menghabiskan sebagian besar karirnya bermain di klub kota kelahirannya. Namun bukan untuk Real Madrid, tetapi untuk Atletico Madrid, rival sekota mereka.
Llorente bergabung dengan Atletico pada tahun 2019 dari Real dengan biaya sekitar £35 juta. Sejak saat itu, ia menjadi bagian penting dari skuad Diego Simeone dan sering tampil di babak 16 besar Liga Champions dan menjadi ancaman bagi tim lawan.
Pemain berusia 29 tahun ini memainkan peran penting dalam kemenangan Atletico di La Liga musim 2020/2021. Ia mengawali musim ini dengan baik, mencetak dua gol dan memberikan satu assist dalam delapan pertandingan pertamanya.
Baca Juga:Siap Beradu Mekanik! 5 Hero Exp Mobile Legends yang Paling Kuat di Season 34Digosipkan Akan Diboyong Oleh Ruben Amorim di Musim 2025, Kata Viktor Gyokeres Begini
4. Pablo Sarabia
Pablo Sarabia baru menunjukkan potensinya di usia 32 tahun setelah memulai kariernya di Real Madrid, berkembang di Sevilla, dan menghabiskan empat tahun di Paris.
Setelah perjalanan yang panjang, Sarabia akhirnya bergabung dengan Wolves pada Januari 2023 dengan harga yang cukup terjangkau untuk merasakan atmosfer Premier League. Sebagai penyerang yang cerdas dan memiliki banyak teknik, Sarabia nampaknya menjadi pemain yang semakin matang seiring bertambahnya usia.
Meskipun ia bukan pemain yang paling menonjol atau bertahan lama, ia mulai menonjol di lini serang Wolves, dan penampilan di Midlands menunjukkan bahwa ia masih bisa menjadi andalan tim.
5. Philipp Lienhart
Meskipun banyak penggemar Philipp Lienhart tidak mengetahui namanya, perjalanan kariernya penuh dengan kisah menarik. Lienhart memulai karirnya di Rapid Wien sebelum bergabung dengan akademi La Fábrica Real Madrid pada tahun 2014. Ia bermain reguler untuk Real Madrid Castilla di bawah asuhan Zinedine Zidane, tetapi tidak pernah bermain di tim utama.
Pada tahun 2017, Lienhart memilih pindah ke Freiburg setelah bersaing ketat di lini pertahanan Real Madrid dari pertengahan hingga akhir 2010-an. Sekarang ia menjadi salah satu bek terbaik Bundesliga, selalu menjaga pertahanan impresif Freiburg.
Performa luar biasa Lienhart bahkan membuat rumor bahwa dia mungkin kembali ke Real Madrid di tengah krisis cedera di lini belakang Los Blancos. Jika itu terjadi, tidak mengherankan melihatnya bersinar di Santiago Bernabeu pada usia 30 tahun.