CIREBON, RAKCER.ID – SMA Negeri 3 Kota Cirebon kembali menorehkan prestasi gemilang di Februari tahun 2025. Sejak awal Februari, sekolah ini telah meraih lebih dari sepuluh penghargaan di berbagai kompetisi, mulai dari tingkat Kota Cirebon hingga tingkat nasional.
“Di tingkat Kota Cirebon ada Juara 1 Poster Tingkat Wira Kompetisi Galaksi Red Cross dari siswa yang mengikuti ekstrakurikuler PMR. Sementara di tingkat nasional ada banyak. Juara 1 Band Festival Arthor 81 dari siswa yang mengikuti ektrakurikuler musik dan masuk dalam Band Inertrisia,” ujar Kepala SMAN 3 Kota Cirebon, Yeni Nuriyani, kemarin.
Tak hanya non akademik saja, Yeni juga menjelaskan bahwa siswa SMA Negeri 3 Kota Cirebon pernah menorehkan prestasi di bidang akademiknya.
Baca Juga:Komisi III DPRD Kota Cirebon Serukan Inovasi Pariwisata ke Disbudpar Kota Cirebon untuk Meningkatkan PADPemerintah Salurkan Bantuan BPNT dan PKH untuk 1.000 Warga Kecapi Kota Cirebon
“Ada juga yang dari akademiknya, satu orang itu dapat 3 medali, 2 perak dan 1 emas. Namanya Sekar Ayu. Dia mendapatkan medali perak dari kejuaraan bidang fisika dan matematika olimpiade siswa tingkat nasional. Sementara emasnya saat kejuaraan bidang Bahasa Inggris olimpiade siswa tingkat nasional,” jelasnya.
Yeni mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian para siswa.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan semangat para siswa serta dukungan penuh dari para guru dan orang tua. Ini adalah hasil dari kolaborasi yang baik di lingkungan sekolah,” tandasnya.
Selain itu, dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang ideal dan siswa yang berprestasi, Yeni mengungkapkan bahwa pihak sekolah akan memberikan perhatian lebih pada keamanan dan kenyamanan siswa.
Dengan pendekatan humanis, sekolah memastikan bahwa setiap anak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan penuh motivasi.
“Kami mengutamakan suasana sekolah yang nyaman dan aman bagi anak-anak. Kami pastikan mereka belajar dengan nyaman melalui pendekatan yang humanis,” ungkapnya.
Ia juga menuturkan bahwa salah satu strategi utama yang diterapkan adalah menghadirkan guru-guru muda yang mampu mendampingi siswa secara lebih dekat.
Para guru ini tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga memberikan motivasi dan inspirasi kepada siswa agar mereka memiliki dorongan kuat untuk berprestasi.
Baca Juga:Dosen IAIN Bone Sitti Maesurah Siap Selesaikan Ujian Doktoral dengan Fokus pada KeberagamanPemanfaatan Sampah Sayuran di Pasar Jagasatru: Langkah Bijak Kurangi Sampah dan Meningkatkan Gizi Hewan
“Kami fasilitasi mereka agar bisa belajar dengan nyaman. Pelayanan yang kami berikan juga sangat humanis, dengan motivasi-motivasi yang terus kami berikan kepada anak-anak. Kami ingin mereka memahami bahwa berprestasi adalah bagian dari harga diri mereka,” lanjutnya.