CIREBON, RAKCER.ID – Selama bulan puasa, menjaga asupan minuman sangat penting untuk memastikan tubuh tetap sehat dan terhidrasi dengan baik.
Berikut adalah beberapa jenis minuman yang sebaiknya dihindari saat sahur dan berbuka:
1. Minuman Berkafein
Kopi, teh, dan minuman bersoda mengandung kafein yang bersifat diuretik, meningkatkan produksi urine, dan dapat menyebabkan dehidrasi. Selain itu, konsumsi kafein saat sahur dapat membuat Anda merasa lebih cepat haus selama berpuasa.
2. Minuman Bersoda
Baca Juga:STOP Boros! Bekal Sendiri Bisa Bikin Kantong Tebal dan Badan Sehat!Daftar Daerah Siap Terbitkan SK PPPK 2024 Tahap 1, Gaji Cair Awal Maret!
Minuman bersoda mengandung kadar gula dan gas karbonasi yang tinggi, yang dapat menyebabkan perut kembung dan rasa tidak nyaman. Selain itu, kandungan gula yang tinggi dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, diikuti dengan penurunan yang drastis, membuat Anda merasa lemas.
3. Minuman Manis Berlebihan
Meskipun minuman manis sering menjadi pilihan saat berbuka, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat dan penumpukan kalori yang tidak diperlukan. Hal ini dapat berdampak negatif pada kesehatan dan energi Anda selama berpuasa.
4. Minuman Dingin Saat Sahur
Mengonsumsi minuman dingin saat sahur dapat menyebabkan kontraksi pembuluh darah dan mengganggu proses pencernaan. Sebagai gantinya, disarankan untuk mengonsumsi air hangat atau suhu ruangan untuk membantu pencernaan dan menjaga keseimbangan suhu tubuh.
5. Minuman Berenergi
Minuman berenergi sering mengandung kafein dan gula dalam jumlah tinggi, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan lonjakan energi sementara yang diikuti dengan kelelahan. Konsumsi minuman berenergi saat berpuasa tidak disarankan karena dapat mengganggu keseimbangan energi dan hidrasi tubuh.
Dengan menghindari jenis minuman di atas, Anda dapat menjaga kesehatan dan kenyamanan selama menjalankan ibadah puasa.
Pastikan untuk mengonsumsi air putih yang cukup saat sahur dan berbuka untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.