CIREBON, RAKCER.ID – Film Rumah untuk Alie dibintangi oleh sederet aktor dan aktris berbakat yang berhasil menghidupkan karakter-karakter dalam alur cerita yang diangkat.
Film ini diadaptasi dari novel laris karya Lenn Liu yang telah menarik perhatian banyak pembaca melalui narasi yang sarat emosi.
Disutradarai oleh Herwin Novianto dan diproduksi oleh Falcon Pictures, film ini diharapkan dapat menawarkan pengalaman sinematik yang mendalam bagi para penonton.
Baca Juga:Sinopsis Film Horor Muslihat: Ada Aku di Depan Belakangmu, Tipu Daya Iblis di Panti AsuhanDaftar Drama Korea yang Tayang di Bulan April 2025
Sinopsis Film Rumah untuk Alie
Film Rumah untuk Alie mengisahkan perjalanan seorang gadis bernama Alie, yang merupakan anak bungsu dari lima bersaudara, yang berusaha bertahan di tengah perlakuan keras dari keluarganya.
Sejak kematian ibunya lima tahun yang lalu, Alie dianggap sebagai penyebab dari tragedi tersebut, sehingga ayah dan kakak-kakaknya menaruh kebencian padanya.
Rumah yang seharusnya menjadi tempat perlindungan justru berubah menjadi sumber penderitaan bagi Alie, di mana ia sering mengalami perundungan fisik dan emosional.
Ayah serta keempat kakaknya yang masih dilingkupi rasa duka hati, melepaskan kemarahan mereka kepada Alie dan menyalahkannya sebagai penyebab utama kehilangan yang mereka alami.
Sejak momen tersebut, Alie terus menjadi sasaran perlakuan kasar, baik secara fisik maupun emosional, dalam rumah yang seharusnya memberikan rasa aman. Setiap harinya, Alie menjalani kehidupan yang berat, dihantui oleh perasaan bersalah yang seakan tiada akhir.
Ayahnya jarang berbicara dengannya kecuali untuk memarahinya, sementara kakak-kakaknya tidak ragu untuk melukai atau merendahkan martabatnya.
Makanan sering kali diberikan dalam porsi yang sangat kecil, dan beban tugas rumah tangga yang berat senantiasa dipikulnya.
Baca Juga:Sinopsis Film Penjagal Iblis: Dosa Turunan, Tayang April 2025Sinopsis Film Tak Ingin Usai di Sini lengkap dengan Jadwal Tayangnya
Setiap kesalahan meskipun sepele, akan membuatnya dihukum dengan cara yang kejam. Namun di tengah semua penderitaan tersebut, Alie tetap memegang harapan bahwa suatu saat keluarganya akan menerima dan mencintainya kembali.
Kehidupan di sekolah pun tidak memberikan banyak kelegaan bagi Alie. Teman-teman sekelasnya menyadari bahwa ia adalah seorang gadis yang pendiam dan tertutup, namun tidak banyak yang benar-benar peduli dengan kondisinya.
Beberapa di antara mereka malah ikut mengejek dan mengucilkannya karena melihat ia tidak memiliki dukungan dari keluarga.