Wakil Menteri ESDM Pastikan Pasokan BBM untuk Keperluan Mudik dan Arus Balik Idul Fitri 1446 H Aman

Wakil Menteri ESDM Pastikan Pasokan BBM untuk Keperluan Mudik dan Arus Balik Idul Fitri 1446 H Aman
ENERGI. Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung memastikan pasokan energi untuk keperluan mudik dan arus balik Idul Fitri 1446 H tercukupi. Hal itu disampaikan Yuliot di sela peninjauan langsung pasokan dan penyaluran BBM dan LPG Pertamina di wilayah Cirebon, kemarin. FOTO: ISTIMEWA/RAKCER.ID
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung memastikan pasokan BBM untuk keperluan mudik dan arus balik Idul Fitri 1446 H tercukupi. Hal itu disampaikan Yuliot di sela peninjauan langsung pasokan dan penyaluran BBM dan LPG Pertamina di wilayah Cirebon, kemarin.

Peninjauan dilakukan di SPBU Pertamina Rest Area KM 207A, SPBE Ciayumajakuning Gas, serta Pangkalan LPG Sukini dan berakhir di PLN UP 3 Cirebon. Ikut serta dalam kunjungan tersebut, Kepala Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) Erika Retnowati.

Serta Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman P Hutajulu, serta Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga Harsono Budi Santoso.

Baca Juga:Polisi Polsek Selatan Timur Bagikan Cilok untuk Pemudik di Perempatan Rajawali Bypass CirebonKelurahan Kesenden Perketat Penanganan Sampah Liar dengan Portal Permanen dan TPS Mobile

Dalam kunjungan itu, Yuliot melakukan tes takaran dan kualitas pasokan BBM untuk keperluan mudik dan arus balik. Hal ini dilakukan seiring munculnya kabar adanya oplosan BBM yang dilakukan Pertamina.

Yuliot menegaskan, BBM yang didistribusikan ke masyarakat sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No. 0048 Tahun 2005 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Serta Pengawasan Bahan Bakar Minyak.

“Untuk distribusi kita juga mengantisipasi adanya kemacetan adanya hambatan-hambatan justru pada yang kita siapkan sifatnya mobile point to point dari terminal agar lebih dekat dan secara nasional ini biasanya ketahanan stok biasanya sekitar 20 hari ini sudah meningkatkan menjadi 22 hari sampai dengan 40 hari tergantung jenis BBM-nya,” jelas Yuliot.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga Harsono Budi Santoso mengatakan, selain pembelian langsung di SPBU, Pertamina juga menyiapkan Motoris Pertamina Delivery Service sudah tersedia di jalur tol maupun jalur wisata.

“Hal tersebut untuk memastikan masyarakat yang terjebak kemacetan bisa memesan melalui Call Center Pertamina 135 sehingga memudahkan kami dalam melakukan pengantaran ke konsumen,” terang Harsono.

Alwi Awaludin, selaku Motoris Pertamina Delivery Service yang bertugas di SPBU Pertamina Rest Area KM 207 A, Ruas Tol Palimanan – Kanci. Ia bersiaga di rest area, untuk menghampiri pemudik yang kehabisan pasokan BBM untuk keperluan mudik dan arus balik di ruas jalan tol.

“Saya sudah rutin menjadi Motoris di momen Lebaran. Suatu waktu, pernah ada kendaraan yang kehabisan BBM di KM 208. Kendaraan tersebut tidak sempat isi BBM sebelumnya karena rest area sedang ditutup akibat padatnya pengunjung. Pemudik hanya perlu menghubungi Call Center Pertamina 135, selanjutnya, saya akan mengantarkan BBM menuju lokasi dengan dibantu pengawalan oleh polisi,” jelasnya.

0 Komentar