Rawan Tumbang, Pemeliharaan Pohon Besar yang Ada di Kota Cirebon Jadi Tantangan Serius

Rawan Tumbang, Pemeliharaan Pohon Besar yang Ada di Kota Cirebon Jadi Tantangan Serius
TERKENDALA. Pemeliharaan pohon besar yang ada di Kota Cirebon yang rawan tumbang, terkendala peralatan dan personel. FOTO: ISTIMEWA/RAKCER.ID
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Pemeliharaan pohon besar yang ada di Kota Cirebon menjadi tantangan tersendiri, terutama saat musim angin kencang dan hujan yang meningkatkan risiko pohon tumbang. Hal ini juga menjadi perhatian Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Cirebon (DPRKP) Kota Cirebon.

Kepala DPRKP Kota Cirebon, Wandi Sofyan menjelaskan, tugas pemeliharaan pohon besar yang ada di Kota Cirebon secara rutin dilakukan melalui UPT Pertamanan dan Pemakaman. Namun, masih terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaannya, terutama keterbatasan alat dan personel.

Wandi juga menambahkan, salah satu kendala utama yang dihadapi adalah terbatasnya alat berat untuk memangkas atau menebang pohon yang berpotensi tumbang.

Baca Juga:Wisatawan Serbu Pantai Kejawanan, Tarif Masuk Tetap Terjangkau Selama Liburan Lebaran Idul Fitri 2025Kondisi Lalu Lintas di Cirebon Padat Saat Hari Ketiga Libur Lebaran Idul Fitri 2025

Saat ini, kendaraan kren yang tersedia hanya memiliki jangkauan maksimal 12 meter, sedangkan beberapa pohon besar yang ada di Kota Cirebon yang perlu ditangani memiliki tinggi lebih dari itu.

“Kami sebelumnya sudah mengajukan pengadaan alat yang lebih memadai, karena harga mobil kren dengan jangkauan 20 meter saja bisa mencapai lebih dari Rp2 miliar. Tentu, ini juga harus mempertimbangkan kemampuan APBD kota,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya juga tengah mencari kemungkinan dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat untuk membantu pengadaan alat tersebut. Selain keterbatasan alat, ia juga menuturkan, jumlah personel yang tersedia juga masih minim.

Tim yang bertugas menangani pemangkasan pohon besar yang ada di Kota Cirebon tidak hanya melakukan pemeliharaan rutin, tetapi juga merespons berbagai aduan dari masyarakat.

“Dalam satu tim, kami harus menangani berbagai permintaan, baik yang bersifat pemeliharaan rutin maupun aduan masyarakat. Dengan keterbatasan personel, tentu ini menjadi tantangan tersendiri,” tuturnya.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, DPRKP Kota Cirebon tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang.

0 Komentar