CIREBON, RAKCER.ID – Arus balik Lebaran 2025 mulai menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta.
Petugas kepolisian dari Polres Cirebon Kota bersama instansi terkait telah menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas (lalin) guna mengurai kepadatan arus balik Lebaran 2025 yang terjadi di jalur arteri maupun tol.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar menyatakan, sejak dua hari terakhir, volume kendaraan terus mengalami lonjakan.
Baca Juga:Kapolres Cirebon Kota Bagikan Ratusan Jas Hujan Gratis untuk Pemudik di Jalur PanturaRatusan Kader Partai Demokrat di Kota Cirebon Dapat Dikpol dari DPD Jawa Barat
“Mulai kemarin, arus lalu lintas dari Jawa Tengah menuju Jakarta mulai meningkat. Oleh karena itu, kami terus melakukan pemantauan serta penerapan rekayasa lalu lintas guna memastikan kelancaran arus balik,” ujar AKBP Eko Iskandar, Jumat (4/4).
Peningkatan volume kendaraan terjadi di berbagai titik, baik di jalan tol maupun jalan arteri.
Untuk mengantisipasi kepadatan arus balik Lebaran 2025, petugas kepolisian memberlakukan sistem buka-tutup jalur di beberapa lokasi strategis, seperti di sekitar Terminal, Kanggraksan, dan Perempatan Pemuda.
“Buka-tutup jalur dilakukan secara situasional. Jika terjadi kepadatan, jalur akan ditutup sementara, dan akan dibuka kembali setelah arus lalu lintas mulai terurai,” katanya.
Selain itu, sistem satu arah (oneway) juga diterapkan di ruas Tol Cipali. Mulai dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.
Rekayasa lalu lintas (lalin) ini diberlakukan sejak Kamis (3/4) pukul 16.25 WIB berdasarkan koordinasi antara Astra Tol Cipali dan pihak kepolisian.
“Oneway ini bersifat lokal dan dapat berubah sesuai diskresi kepolisian,” kata Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo.
Baca Juga:Goa Sunyaragi di Cirebon Diserbu Wisatawan Pasca Lebaran, Pengunjung Membludak!Rawan Tumbang, Pemeliharaan Pohon Besar yang Ada di Kota Cirebon Jadi Tantangan Serius
Ardam juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap menjaga batas kecepatan kendaraan selama penerapan sistem one way, yakni minimal 60 km/jam dan maksimal 100 km/jam.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam berkendara,” tambahnya.
Dalam upaya mengoptimalkan kelancaran arus balik Lebaran 2025, petugas tol juga melakukan pembersihan di rest area sebelum pukul 17.00 WIB untuk memastikan area peristirahatan tidak menyebabkan hambatan lalu lintas.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 7 April.