Cek Data Lengkap Jumlah Kendaraan Mudik di Jalur Pantura

Cek Data Lengkap Jumlah Kendaraan Mudik di Jalur Pantura
JALUR PANTURA. Pemudik yang melewati jalur pantura dari arah Jawa Tengah. FOTO: ISTIMEWA/RAKCER.ID
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mencatat lonjakan signifikan kendaraan yang melewati jalur Pantura selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 H.

Berdasarkan data yang dihimpun, puncak arus mudik di Jalur Pantura terjadi pada H-3 Lebaran, yaitu 28 Maret 2025, dengan jumlah kendaraan mencapai 169.869 unit.

Sementara itu, puncak arus balik terjadi pada H+2 Lebaran, 3 April 2025, dengan total 69.418 kendaraan.

Baca Juga:Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Padat, Polisi Lakukan Rekayasa Lalu LintasKapolres Cirebon Kota Bagikan Ratusan Jas Hujan Gratis untuk Pemudik di Jalur Pantura

Lonjakan kendaraan mulai terasa sejak H-7 atau 24 Maret 2025 dengan total 47.913 kendaraan melintas.

Seiring mendekati hari raya, jumlah kendaraan meningkat drastis, terutama pada H-3 dengan dominasi kendaraan roda dua yang mencapai 157.449 unit.

Jumlah Kendaraan Arus Mudik dan Balik Lebaran di Pantura

Jumlah Kendaraan yang Lewat Jalur Pantura Saat Arus Mudik

Berikut rincian jumlah kendaraan yang melewati jalur Pantura selama arus mudik:

  • H-7 (24 Maret 2025): 47.913 kendaraan
  • H-6 (25 Maret 2025): 52.297 kendaraan
  • H-5 (26 Maret 2025): 71.742 kendaraan
  • H-4 (27 Maret 2025): 104.452 kendaraan
  • H-3 (28 Maret 2025): 169.869 kendaraan (puncak arus mudik)
  • H-2 (29 Maret 2025): 148.064 kendaraan
  • H-1 (30 Maret 2025): 61.261 kendaraan
  • Hari H (31 Maret 2025): 45.722 kendaraan

Sementara itu, setelah perayaan Idul Fitri, arus balik mulai meningkat sejak Hari Kedua Lebaran, 1 April 2025.

Jumlah kendaraan yang melintas mulai meningkat dengan puncaknya terjadi pada H+2 atau 3 April 2025, dengan total 69.418 kendaraan.

Jumlah Kendaraan yang Lewat Jalur Pantura Saat Arus Balik

Berikut rincian arus balik di jalur Pantura:

Hari Kedua Lebaran (1 April 2025): 43.433 kendaraan

H+1 (2 April 2025): 53.085 kendaraan

H+2 (3 April 2025): 69.418 kendaraan (puncak arus balik)

Sepeda motor menjadi moda transportasi utama selama arus mudik dan balik di jalur Pantura.

Baca Juga:Ratusan Kader Partai Demokrat di Kota Cirebon Dapat Dikpol dari DPD Jawa BaratGoa Sunyaragi di Cirebon Diserbu Wisatawan Pasca Lebaran, Pengunjung Membludak!

Pada puncak arus mudik (H-3), tercatat 157.449 unit sepeda motor melintas, sementara pada puncak arus balik (H+2), jumlahnya mencapai 56.194 unit.

Hal ini menunjukkan bahwa jalur Pantura masih menjadi pilihan utama bagi pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua.

Menghadapi lonjakan pemudik, Dishub Kota Cirebon bekerja sama dengan kepolisian dan instansi terkait untuk mengatur arus lalu lintas guna mengurangi kepadatan.

Beberapa upaya yang dilakukan antara lain:

1. Penyediaan Rest Area: Untuk mengurangi kelelahan pengendara, disediakan beberapa titik istirahat di sepanjang jalur Pantura.

0 Komentar