CIREBON, RAKCER.ID – Ada kelelahan yang tidak bisa dihilangkan hanya dengan tidur.
Ada senyum yang dipaksakan hanya agar rumah tetap terasa hangat. Banyak orang tua modern mengira semua itu sekadar “fase sibuk,” padahal bisa jadi sedang memasuki wilayah parental burnout.
Parental burnout adalah kondisi kelelahan dalam mengasuh anak yang perlahan menggerus energi, emosi, bahkan jati diri.
Baca Juga:Ibu Rumah Tangga Sekaligus Pekerja? Ini 6 Kunci Self Care Agar Tidak Burnout7 Pertanyaan Ajaib yang Bisa Perkuat Bonding Orang Tua dan Anak Setiap Hari
Berbeda dengan capek biasa, burnout hadir diam-diam, menyamar dalam rutinitas sehari-hari, dan sering tidak disadari.
Apa Itu Parental Burnout?
Parental burnout terjadi ketika orang tua merasa kewalahan oleh peran pengasuhan. Bukan hanya letih fisik, melainkan kelelahan mental dan emosional yang membuat peran sebagai orang tua terasa semakin berat.
Kondisi ini biasanya dipicu oleh standar tinggi yang orang tua pasang untuk dirinya sendiri. Karena cinta pada anak, banyak yang rela menunda kebutuhan pribadi. Namun, tanpa sadar, tubuh dan pikiran justru mengirimkan alarm bahaya.
Tanda-Tanda Parental Burnout
Ada beberapa sinyal penting yang perlu dikenali sejak dini, diantaranya:
1. Energi habis meski tidur cukup
Tidur panjang tidak membuat badan segar. Setiap aktivitas terasa berat, bahkan hal sederhana seperti menyiapkan sarapan bisa seperti mendaki bukit.
2. Hadir fisik, tapi absen emosional
Orang tua ada bersama anak, tapi hanya dengan mode “autopilot.” Semua kewajiban dijalankan, namun kehangatan emosional perlahan hilang.
3. Hilang rasa puas sebagai orang tua
Momen sederhana bersama anak yang dulu membahagiakan kini terasa hambar. Muncul rasa gagal, seolah peran sebagai orang tua tidak lagi memberi kebahagiaan.
4. Tidak mengenali diri sendiri
Parental burnout membuat orang tua merasa asing dengan dirinya. Sabar dan hangat tergantikan oleh rasa datar atau sinis.
5. Ledakan emosi yang tidak proporsional
Baca Juga:Anak Lebih Mandiri dan Percaya Diri? Coba Terapkan Aturan Parenting 7-7-7Tradwife Adalah Gaya Hidup Istri Tradisional, Benarkah Kembali Populer di Era Modern?
Kesalahan kecil anak bisa memicu amarah besar. Ini tanda regulasi emosi terganggu karena kelelahan kronis.
6. Keluhan fisik berulang
Sakit kepala, gangguan pencernaan, atau badan tegang muncul tanpa sebab jelas. Tubuh sebenarnya sedang meminta istirahat serius.
7. Ingin lari dari semua hal
Pikiran untuk sejenak meninggalkan semua peran bukan tanda tidak cinta keluarga, tetapi sinyal bahwa beban sudah terlalu berat.