CIREBON, RAKCER.ID – Di tengah kesibukan harian yang padat, sering kali orang tua lupa kalau kunci membangun hubungan erat dengan anak justru ada pada komunikasi sederhana.
Tidak perlu wejangan panjang atau nasihat berbelit-belit cukup dengan satu atau dua pertanyaan ringan setiap hari, kita bisa membantu anak membuka diri, mengenali perasaan mereka, dan merasa lebih dekat dengan kita.
Anak-anak memang penuh rasa ingin tahu, mudah berubah suasana hati, dan kadang sulit mengekspresikan emosinya.
Baca Juga:Anak Lebih Mandiri dan Percaya Diri? Coba Terapkan Aturan Parenting 7-7-7Tradwife Adalah Gaya Hidup Istri Tradisional, Benarkah Kembali Populer di Era Modern?
Nah, di sinilah peran orang tua dibutuhkan, bukan hanya sebagai pendengar, tapi juga pengarah yang sabar dan peka. Pertanyaan-pertanyaan kecil ini bisa jadi jembatan komunikasi yang hangat bukan interogasi.
Kalau dilakukan rutin, anak akan merasa didengar, dihargai, dan dipahami. Percakapan sederhana bisa dilakukan sebelum tidur, saat makan bersama, atau bahkan di perjalanan pulang sekolah.
Dilansir dari beberapa sumber parenting, berikut adalah 7 pertanyaan harian yang bisa memperkuat ikatan orang tua dan anak.
1. “Bagaimana perasaanmu hari ini?”
Pertanyaan sederhana ini bisa jadi pembuka percakapan yang kuat. Anak-anak sering mengalami naik-turun emosi dan belum tentu bisa mengelolanya dengan baik.
Dengan bertanya hal ini, kita memberi ruang untuk mereka jujur dengan perasaan yang sedang dirasakan senang, sedih, kesal, atau lelah.
2. “Apa hal baik yang kamu lakukan untuk orang lain hari ini?”
Pertanyaan ini membantu menanamkan nilai kepedulian dan empati. Bisa saja anak berbagi bekal, membantu temannya, atau sekadar menyapa dengan ramah.
Baca Juga:5 Inspirasi Rumah Sederhana Ala Eropa yang Elegan di Lahan Terbatas10 Inspirasi Rumah Kecil 6×9 Meter dengan Kombinasi Batako dan Kayu
Dengan rutin menanyakan ini, anak belajar bahwa kebaikan kecil punya arti besar
3. “Apa hal baru atau menarik yang kamu temui hari ini?”
Anak-anak mudah terkesan dengan sesuatu yang baru. Pertanyaan ini melatih mereka menghargai momen kecil entah bertemu teman baru, belajar sesuatu di kelas, atau melihat hal unik di jalan.
4. “Apa yang membuatmu bingung atau sedih hari ini?”
Kadang anak menyimpan kebingungan atau kekecewaan karena tidak tahu harus cerita ke siapa. Dengan bertanya ini, kita memberi mereka ruang aman untuk berbagi. Kuncinya: dengarkan tanpa menghakimi atau langsung memberi solusi.