Mengejutkan! Anak Bisa Jadi Cerdas Tanpa Sekolah Mahal, Ini Triknya

Mengejutkan! Anak Bisa Jadi Cerdas Tanpa Sekolah Mahal, Ini Triknya
Tanpa sekolah mahal anak bisa cerdas, ini kata ahli. Foto: Pinterest/rakcer.id
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Banyak orang tua beranggapan bahwa menyekolahkan anak di sekolah mahal otomatis membuat sang buah hati menjadi pintar dan sukses di masa depan.

Namun, menurut para ahli, kecerdasan anak ternyata tidak bergantung pada biaya pendidikan yang dikeluarkan.

Ada rahasia lain yang justru lebih penting untuk membentuk anak cerdas, percaya diri, dan berprestasi.

Baca Juga:Anak Jarang Main di Luar Rumah? Saatnya Kenalkan Parenting Berbasis AlamFenomena Male’s Performative di Kalangan Gen Z, Gaya Estetis atau Sekadar Pencitraan?

Direktur sekaligus pendiri Summer Institute on Diversity di Stanford University, Mary C. Murphy, menegaskan bahwa kunci utama perkembangan otak dan kesuksesan anak adalah penerapan growth mindset atau pola pikir berkembang.

Menurut Murphy, anak yang memiliki growth mindset akan percaya bahwa kemampuan bisa terus diasah dan ditingkatkan.

“Jika anak terbiasa berpikir bahwa mereka mampu berkembang, mereka akan lebih mudah menghadapi tantangan dan tidak takut gagal,” ujarnya.

Sebaliknya, anak yang tumbuh dengan fixed mindset atau pola pikir tetap cenderung cepat menyerah.

Mereka percaya bahwa bakat dan kecerdasan adalah bawaan lahir yang tidak bisa diubah.

Akibatnya, mereka lebih mudah frustrasi dan kehilangan motivasi ketika menghadapi kesulitan.

Pentingnya Growth Mindset untuk Anak

Murphy menjelaskan bahwa anak-anak yang dibiasakan dengan growth mindset akan menunjukkan sikap lebih positif, semangat belajar tinggi, dan kinerja akademis yang lebih baik.

Baca Juga:Batasan Mengunggah Konten Anak di Media Sosial, Lindungi Privasi dan Hak MerekaMengapa Parenting Modern Terasa Lebih Berat? Ini Alasan yang Perlu Dipahami

Hal ini diperkuat oleh penelitian Carol Dweck, psikolog ternama sekaligus penulis buku Mindset: The New Psychology of Success.

Menurut Dweck, hadiah terbaik yang bisa diberikan orang tua bukanlah mainan mewah atau sekolah mahal, melainkan kemampuan untuk mencintai proses belajar.

“Ajarkan anak untuk menyukai tantangan, tidak takut membuat kesalahan, dan terus menikmati usaha. Itu akan menjadi bekal sukses seumur hidup,” tegasnya.

Contoh Nyata Growth Mindset vs Fixed Mindset

Growth Mindset: Anna merasa presentasinya di kelas kurang baik. Alih-alih menyerah, ia bergabung dengan klub debat untuk berlatih berbicara di depan umum. Hasilnya, kepercayaan dirinya meningkat pesat.

Fixed Mindset: Tina mendapat kritik dari gurunya tentang tulisannya. Ia langsung merasa dirinya bukan penulis yang baik dan akhirnya enggan memperbaiki kesalahannya.

0 Komentar