Capek Jadi Orang Tua? Hati-Hati, 6 Gejala Burnout Ini Bisa Jadi Bom Waktu!

Capek Jadi Orang Tua? Hati-Hati, 6 Gejala Burnout Ini Bisa Jadi Bom Waktu!
Gejala burnout yang harus para orang tua tahu. Foto: Pinterest//rakcer.id
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Ada lelah yang tidak hilang meski sudah tidur panjang. Ada senyum yang dipaksakan hanya supaya rumah tetap terasa hangat.

Banyak orang tua mengira itu cuma “masa sibuk biasa.” Padahal, bisa jadi itu tanda parental burnout.

Parental burnout adalah kondisi ketika orang tua merasa sangat lelah dalam mengasuh anak bukan hanya capek fisik, tapi juga mental dan emosional.

Baca Juga:Lingkungan Jalan Kartini Samping Masjid At-Taqwa Cirebon Berantakan Pasca Demo Ricuh5 Gaya Desain Interior Paling Hits untuk Hunian Nyaman dan Estetik

Rasanya seperti energi terkuras habis, sehingga peran sebagai orang tua makin berat dijalani.

Burnout ini sering muncul diam-diam dalam rutinitas sehari-hari. Bedanya dengan lelah biasa, burnout membuat semangat perlahan terkikis dan sulit dipulihkan.

Biasanya, kondisi ini dipicu oleh standar tinggi yang dipasang orang tua untuk dirinya sendiri.

Demi anak, kebutuhan pribadi sering ditunda. Tapi tanpa disadari, tubuh dan pikiran mulai memberi sinyal bahaya.

Tanda-Tanda Parental Burnout

Ada beberapa sinyal penting yang perlu dikenali sejak dini, diantaranya:

1. Energi habis meski tidur cukup

Tidur panjang tidak membuat badan segar. Setiap aktivitas terasa berat, bahkan hal sederhana seperti menyiapkan sarapan bisa seperti mendaki bukit.

2. Hadir fisik, tapi absen emosional

Orang tua ada bersama anak, tapi hanya dengan mode “autopilot.” Semua kewajiban dijalankan, namun kehangatan emosional perlahan hilang.

3. Hilang rasa puas sebagai orang tua

Momen sederhana bersama anak yang dulu membahagiakan kini terasa hambar. Muncul rasa gagal, seolah peran sebagai orang tua tidak lagi memberi kebahagiaan.

4. Tidak mengenali diri sendiri

Baca Juga:Sempit Jadi Lapang! 5 Tips Menata Rumah Minimalis Agar Terlihat MewahRumah Minimalis 4×6 dengan Konsep Split Level, Kecil Tapi Terlihat Luas dan Elegan!

Parental burnout membuat orang tua merasa asing dengan dirinya. Sabar dan hangat tergantikan oleh rasa datar atau sinis.

5. Ledakan emosi yang tidak proporsional

Kesalahan kecil anak bisa memicu amarah besar. Ini tanda regulasi emosi terganggu karena kelelahan kronis.

6. Keluhan fisik berulang

Sakit kepala, gangguan pencernaan, atau badan tegang muncul tanpa sebab jelas. Tubuh sebenarnya sedang meminta istirahat serius.

Mengapa Penting Mengenali Burnout?

Jika dibiarkan, parental burnout bukan hanya berdampak pada orang tua, tapi juga pada anak. Anak bisa merasakan jarak emosional, ketegangan, bahkan ikut menyerap rasa takut dari ledakan emosi orang tua.

0 Komentar