CIREBON, RAKCER.ID – Pernah nggak, niatnya cuma buka HP sebentar, tapi scroll berita, chat, dan media sosial sampai lupa waktu?
Kalau iya, kamu mungkin sudah merasa efek negatif dari ketergantungan digital. Tenang, ada solusi digital detox.
Digital detox bukan sekadar tren, tapi strategi penting untuk menjaga kesehatan mental, fokus, dan energi emosional.
Baca Juga:Kenapa Kita Suka Baca Berita Negatif? Rahasia Otak di Balik Fenomena Doomscrolling5 Cara Ampuh Lepas dari Doomscrolling, Biar Hidup Lebih Tenang dan Tidur Nyenyak
Yuk, kita kupas kenapa digital detox bisa bikin hidup lebih tenang dan produktif.
Apa Itu Digital Detox?
Digital detox adalah proses mengurangi atau berhenti sementara penggunaan perangkat digital, seperti smartphone, laptop, atau media sosial, agar otak dan tubuh punya waktu istirahat dari overload informasi.
Tujuannya bukan menutup diri dari dunia, tapi memberi jarak sehat supaya tetap bisa peduli tanpa ikut stres akibat informasi berlebihan.
Manfaat Digital Detox
1. Kurangi Stres dan Kecemasan
Terus-terusan scroll berita negatif, drama medsos, atau pesan grup bisa bikin otak kelelahan. Digital detox membantu menurunkan stres dan memberi ketenangan.
2. Tidur Lebih Nyenyak
Cahaya biru dari layar mengganggu ritme sirkadian. Dengan detox digital, kualitas tidur meningkat dan kamu bangun lebih segar.
3. Fokus dan Produktivitas Naik
Tanpa gangguan notifikasi, otak lebih fokus pada pekerjaan, belajar, atau kegiatan produktif lainnya.
4. Meningkatkan Kesehatan Mental
Memberi waktu untuk refleksi diri, meditasi, atau melakukan aktivitas offline yang menenangkan hati.
5. Empati Sehat Tetap Terjaga
Baca Juga:5 Instrumen Investasi untuk Merdeka Finansial di Masa TuaBahaya! Efek Doomscrolling pada Kesehatan Mental, Dari Cemas Berlebih sampai Overthinking Kronis
Dengan jarak dari berita dramatis, empati tetap bisa hadir tanpa membuat diri kelelahan.
Tips Praktis Digital Detox
1. Tetapkan Waktu Tanpa Gadget
Mulai dari 30 menit sehari, naikkan perlahan jadi beberapa jam atau sehari penuh.
2. Gunakan “Mode Offline”
Matikan notifikasi atau gunakan aplikasi pembatas waktu layar.
3. Ganti Aktivitas Online dengan Offline
Baca buku, olahraga, menulis jurnal, atau ngobrol langsung dengan teman/family.
4. Tetapkan Zona Bebas Gadget
Misalnya, kamar tidur atau meja makan agar tetap ada waktu istirahat dari layar.
5. Evaluasi Media Sosial
Unfollow akun yang terlalu banyak posting berita negatif atau drama. Pilih konten yang edukatif atau membahagiakan.