Bus Kopayu Dahulu Pernah Berjaya Sekarang Nasibnya Sungguh Memprihatinkan

Bus Kopayu Dahulu Pernah Berjaya Sekarang Nasibnya Sungguh Memprihatinkan
Bus Kopayu Foto : Pinterest / Rakcer.id
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Koperasi Angkutan Indramayu atau disingkat KOPAYU, bus tiga perempat ini masih menjadi andalan warga pantura Cirebon sampai indramayu karena ongkos yang murah dan juga waktu tempuh yang cepat membuat bus ini masih digemari para warga pantura.

Trayek bus kopayu ini yaitu Cirebon – jatibarang – patrol ( Indramayu ) bahkan ada yang sampai pamanukan ( subang ),bus kopayu sempat mengalami masa kejayaan nya pada awal 90an sampai tahun 2009 menurut cerita kru yang bertugas dahulu penumpang bus kopayu sangat banyak bahkan penumpang sampai berdiri.

Namun kini nasib bus kopayu tidak seindah dulu, kondisi bus tiga perempat Koperasi Angkutan Indramayu dengan trayek Cirebon-Pamanukan hanya mampu bertahan dan terus memberikan pelayanan kepada pelanggan yang masih setia menggunakan jasa mereka.

Baca Juga:5 Hewan Yang Tahan Terhadap Kanker, Ada Rahasia Yang Unik Dibaliknya Serta Jadi Bahan Penelitian 5 Fakta Tentang Anjing Laut Cincin Saimaa, Anjing Laut yang Tinggal di Danau 

Semakin berkurangnya minat masyarakat menaiki bus Kopayu hingga tujuan akhir kerap membuat bus ini memutar balik di Jatibarang untuk mengangkut penumpang kembali menuju Cirebon.

Kru bus tiga perempat Koperasi Angkutan Indramayu dengan trayek Cirebon-Pamanukan kian hari semakin sulit mendapatkan penumpang untuk memenuhi target setoran harian.

Bahkan, semakin jarang pula sebuah Kopayu menyelesaikan trayeknya karena kurangnya penumpang hingga akhir perjalanan.

Tidak jarang, mereka memutuskan untuk memutar balik mengangkut penumpang dari sekitar Jatibarang menuju Cirebon demi sekadar menutupi ongkos bahan bakar.

Imbas BBM naik sangat dirasakan moda transportasi umum. Seperti di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, eksistensi pelayanan bus tiga perempat Kopayu semakin terlihat kendor.

Namun masih ada beberapa kru bus tiga perempat yang tetap optimis mencari penumpang di jalur trayek Cirebon-Pamanukan. Itu pun akhir perjalanan terkadang hanya sampai Arjawinangun Cirebon dan sekitar wilayah Lohbener Indramayu.

Setelah maraknya kendaraan, pada tahun 2015-an, eksistensi bus tiga perempat mulai kendor. Sepi penumpang pun menjadi satu konsekuensi yang harus dihadapi pengemudi armada Kopayu.

Baca Juga:6 Fakta Menarik Babi Rusa, Babi yang Memiliki Gading Ke Atas Terancam, 5 Jenis Burung Bangkai yang Hampir Punah 

Belum selesai masalah persaingan, wabah pandemi COVID-19 pada Tahun 2019 justru menjadi awal redupnya primadona bus Kopayu.

0 Komentar