CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya dalam memperkuat transparansi informasi dan pelestarian sejarah daerah melalui penandatanganan komitmen percepatan implementasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN).
Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan seluruh memori kolektif Kota Cirebon terjaga dan dapat diakses secara mudah oleh publik melalui portal nasional.
Penandatanganan komitmen ini dilakukan dihadapan Direktur Informasi Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Rudi Anton SH MH serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.
Baca Juga:Pertahankan UHC, Cakupan Kota Cirebon Capai Angka 100,33 PersenSiti Farida Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat
Walikota Cirebon, Effendi Edo menyampaikan bahwa implementasi SIKN dan JIKN bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan instrumen penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan akuntabel.
“Arsip adalah identitas dan memori kolektif bangsa. Dengan integrasi ke dalam jaringan nasional ini, kita ingin memastikan bahwa data sejarah dan informasi kearsipan Kota Cirebon tidak hanya tersimpan, tetapi juga ‘hidup’ dan dapat diakses dengan cepat serta akurat oleh masyarakat maupun peneliti melalui portal yang dikelola ANRI,” ungkap Edo.
Edo juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral, dan ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk memberikan dukungan penuh kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) dalam proses akuisisi arsip statis.
“Saya tegaskan, jangan ada lagi ego sektoral dalam pengelolaan data. Integrasi ini adalah kerja kolektif. Kualitas data yang kita input ke sistem nasional mencerminkan profesionalitas birokrasi Kota Cirebon di tingkat pusat,” jelas Edo.
Ditempat yang sama, Direktur Informasi Kearsipan ANRI, Rudi Anton mengapresiasi inisiatif cepat yang diambil Pemerintah Kota Cirebon ini.
Menurut Rudi, Kota Cirebon memiliki kekayaan sejarah yang luar biasa yang patut masuk dalam simpul jaringan informasi nasional, sehingga bukti-bukti sejarahnya harus dijaga dengan baik.
“Kehadiran SIKN dan JIKN akan membantu pemerintah daerah dalam menyajikan informasi yang terverifikasi dan aman. Kami di ANRI siap memberikan pendampingan teknis agar percepatan ini berjalan optimal, sehingga Kota Cirebon dapat menjadi salah satu simpul jaringan terbaik di Indonesia,” kata Rudi. (sep)
