CIREBON – Setelah pada Senin (23/02) kemarin Wakil Walikota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, Walikota Cirebon, Effendi Edo juga turun meninjau kondisi jembatan Lebak Ngok di kelurahan Argasunya, Harjamukti, Selasa (24/02).
Atas kondisi jembatan yang menjadi akaes utama masyarakat di Lebak Ngok ini, Pemkot Cirebon berkomitmen untuk memprioritaskan keamanan mobilitas warga dengan segera melakukan perbaikan pada infrastruktur yang terdampak cuaca ekstrem.
Edo bersama jajaran Forkopimda dan perangkat daerah terkait turun melakukan pemetaan untuk penanganan darurat jembatan.
Baca Juga:Kawasan Resapan Dirampas Kebijakan ??Selama Ramadhan, Jalan Siliwangi Disulap Jadi Pasar Takjil
Dalam peninjauan langsung di lokasi bersama pihak BBWS Cimanuk Cisanggarung, Edo menyampaikan bahwa proses pengerjaan fisik akan segera dimulai dalam waktu dekat.
“Setelah kemarin ibu Wakil Walikota, hari ini saya bersama Kapolres dan Kepala BBWS meninjau jembatan di Lebakngok yang memang sudah terkikis air. Insya Allah nanti Pemerintah Kota dengan dukungan Kapolres dan BBWS mulai bekerja hari Jumat besok. Target kami dalam beberapa minggu ke depan, jalan ini sudah bisa normal kembali,” ungkap Edo.
Meski perbaikan segera dimulai, Edo meminta agar kendaraan roda empat untuk sementara waktu tidak diperbolehkan melewati jembatan.
Ini dikarenakan kondisi tanah dan struktur jalan yang belum stabil sepenuhnya.
Namun, ia memastikan bahwa rekayasa teknis sedang disiapkan agar akses bagi kendaraan besar, termasuk truk pengangkut kebutuhan warga, bisa kembali melintas setelah penguatan struktur dilakukan.
“Untuk saat ini kendaraan roda dua masih bisa lewat, tapi roda empat sementara belum bisa. Kami sudah bicara dengan Kepala BBWS untuk menguatkan jalan yang rusak. Nanti akan dibuatkan pemecah arus sekitar 50 meter dari jembatan untuk mengurangi tekanan air ke dinding jalan. Kami memohon masyarakat bersabar, insya Allah jika sudah normal, kendaraan roda empat bisa masuk lagi,” jelas Edo.
Edo berharap melalui pengerjaan yang dimulai pekan ini, kekhawatiran masyarakat akan putusnya akses jalan dapat segera teratasi. Koordinasi intensif akan terus dilakukan hingga pengerjaan selesai sepenuhnya pada bulan Maret atau April mendatang, sehingga seluruh moda transportasi dapat kembali melintasi wilayah Lebakngok dengan aman dan nyaman.
