5 Kesalahan yang Sering Dilakukan oleh Pengusaha Jualan di Kantin Sekolah dan Cara Mengatasinya

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan oleh Pengusaha Jualan di Kantin Sekolah dan Cara Mengatasinya
Suasana lingkungan sekolah. FOTO:Pinterest.com/Rakcer.id
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Menjadi pengusaha jualan di kantin sekolah bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan, jika dilakukan dengan benar.

Namun, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pengusaha jualan di kantin sekolah, yang bisa merugikan bisnis mereka.

 Berikut adalah lima kesalahan tersebut dan cara mengatasinya:

1.Tidak memperhatikan kebersihan.

Kebersihan adalah hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kepercayaan pelanggan. kamu harus selalu membersihkan tempat, peralatan, dan bahan makanan yang kamu gunakan. kamu juga harus memastikan bahwa produk kamu tidak kadaluarsa, terkontaminasi, atau tidak higienis.

2. Tidak menyesuaikan menu dengan selera dan kebutuhan pelanggan.

Baca Juga:Tips Memilih Lokasi, Menu, dan Strategi Pemasaran untuk Usaha Kantin SekolahCara Sukses Menjalankan Usaha Kantin Sekolah dengan Modal Minim

kamu harus mengetahui apa yang disukai dan dibutuhkan oleh pelanggan kamu, terutama siswa dan guru. kamu harus menyediakan menu yang variatif, sehat, dan lezat, sesuai dengan selera dan kebutuhan pelanggan. kamu juga harus menghindari menu yang terlalu pedas, asin, manis, atau berminyak, yang bisa berbahaya bagi kesehatan.

3. Tidak menetapkan harga yang wajar.

 kamu harus menetapkan harga yang sesuai dengan kualitas dan kuantitas produk kamu, serta kemampuan beli pelanggan kamu. kamu tidak boleh menetapkan harga yang terlalu tinggi, yang bisa membuat pelanggan enggan membeli produk kamu. kamu juga tidak boleh menetapkan harga yang terlalu rendah, yang bisa membuat kamu rugi.

4. Tidak melakukan promosi yang efektif.

 kamu harus mempromosikan produk kamu dengan cara yang menarik dan kreatif, agar pelanggan tertarik dan penasaran. kamu bisa menggunakan media sosial, spanduk, poster, brosur, atau mulut ke mulut untuk mempromosikan produk kamu. kamu juga bisa memberikan diskon, bonus, atau hadiah untuk pelanggan setia atau baru.

5. Tidak berinovasi dan berkembang.

kamu harus selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas dan variasi produk kamu, agar pelanggan tidak bosan dan tetap loyal. kamu harus mengikuti perkembangan tren dan teknologi, serta mendengarkan masukan dan saran dari pelanggan. kamu juga harus bersedia untuk belajar dari pengalaman dan kesalahan, serta mencari peluang dan tantangan baru.

 

0 Komentar