Bonus Demografi pada Tahun 2030, Berikut Referensi Hunian Generasi Milenial 

generasi milenial
Referensi desain rumah generasi milenial. Foto: Pinterest/rakcer.id
0 Komentar

5. Co-Living

Konsep hunian co-living, di mana beberapa individu berbagi satu tempat tinggal, juga akan menjadi pilihan yang menarik. Ini bisa membantu mengatasi kendala finansial yang dialami oleh sebagian generasi milenial yang mungkin merasa kesulitan dalam membayar uang muka untuk properti mereka sendiri.

Saat ini, generasi milenial yang berusia antara 21 hingga 29 tahun menunjukkan minat tinggi untuk membeli properti. Namun, banyak dari mereka masih mengalami kendala dalam hal pembayaran uang muka, harga properti yang dinilai terlalu tinggi, dan perasaan belum siap untuk memiliki rumah sendiri.

Dalam hal ini, industri perumahan dan kebijakan pemerintah akan perlu merespons dengan cara yang memungkinkan generasi milenial untuk memiliki akses lebih mudah ke properti, misalnya melalui penawaran KPR khusus untuk mereka.

Baca Juga:Hunian Kekinian! 10 Inspirasi Trend Desain Rumah Terbaru 20237 Inspirasi Rumah Type 65 dengan Ragam Pilihan yang Ideal, Cocok untuk Keluarga Kecil Anda!

Bonus demografi ini merupakan kesempatan besar bagi Indonesia untuk memanfaatkan potensi generasi milenial dan menggerakkan sektor perumahan negara ini ke arah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Dengan memahami preferensi generasi milenial dan memberikan solusi yang sesuai, Indonesia dapat meraih manfaat dari bonus demografi ini dalam beberapa dekade ke depan.

Simak berita dan artikel menarik lainnya di Google News. 

0 Komentar