5 Gunung Api Bawah Laut di Indonesia, Jarang Banyak Orang Tahu

5 Gunung Api Bawah Laut di Indonesia, Jarang Banyak Orang Tahu
Gunung Api Bawah Laut yang berada di Indonesia FOTO: YouTube/RAKCER.ID
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Siapa sangka Gunung Api Bawah Laut ternyata banyak berada di Indonesia, ingin tau info lengkapnya? Yuk simak artikel berikut ini.

Indonesia adalah salah satu negara dengan jumlah gunung berapi terbanyak di dunia.

Gunung berapi menjulang tinggi dan tersebar dari Sabang sampai Merauke. Namun, rupanya gunung berapi tidak hanya ada di daratan.

Baca Juga:Prediksi Barito Putera vs RANS Nusantara FC Pekan Ke-14 di BRI Liga 1Hasil Liga Italia Pekan 6 Genoa vs AS Roma 2023-24 : Serigala Ibu Kota tak Berdaya di Kandang Genoa

Indonesia diyakini memiliki potensi aktivitas vulkanik yang tinggi karena banyaknya gunung berapi dan lokasinya yang berada di Cincin Api Pasifik.

Gunung berapi adalah lubang atau retakan pada kerak bumi yang melaluinya magma cair, gas, dan material vulkanik lainnya muncul ke permukaan dalam bentuk kerucut yang meruncing.

Kebanyakan orang hanya mengetahui sebaran gunung berapi di daratan, padahal Indonesia juga memiliki gunung berapi bawah laut.

Hal ini karena gunung api bawah laut berada ribuan meter di bawah permukaan laut dan tidak dapat diamati secara langsung.

Meski demikian, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus memantau keberadaan aktivitas vulkanik bawah laut di Indonesia.

Melansir akun @pvmbg_, berikut adalah 5 gunung api bawah laut di Indonesia :

1. Gunung Api Bawah Laut Banua Wuhu

Gunung api bawah laut Banua Wuhu terletak di dekat Kepulauan Sangihe di Sulawesi Utara. Gunung api bawah laut Banua Wuhu berada 400 meter di atas dasar laut.

Baca Juga:Ternyata Ada Katak yang Memiliki Racun Berbahaya di Dunia : Berikut 7 Spesies Katak yang Beracun dan BerbahayaHasil Liga Italia Pekan 6 Inter Milan vs Sassuolo 2023-24 : Inter Harus Takluk dari Sassuolo di Kandangnya Sendiri

Aktivitas terakhir Banua Wuhu terjadi pada tahun 1919, ketika melepaskan lava pada tanggal 2 Februari.

Kemudian, pada tanggal 2 April 1919, Banua Wuhu mengeluarkan lava lagi, menyebabkan letusan eksplosif, air laut naik, pohon-pohon kelapa rusak akibat ledakan dahsyat, dan 25 rumah di pantai timur hancur.

Keesokan harinya, atau pada tanggal 3 April 1919, terjadi letusan dengan uap setinggi 4-5.000 meter, disertai dengan letusan-letusan dahsyat.

2. Gunung Submarine Volcano 1922

Gunung Submarine Volcano 1922 terletak di perairan Kepulauan Sangihe Talaud, Sulawesi Utara. Ketinggiannya tidak diketahui, namun menurut informasi, gunung ini berada 5.000 meter di bawah permukaan laut.

Sesuai dengan namanya, Gunung Submarine Volcano 1922 tercatat meletus pada tahun 1922 setelah serangkaian gempa bumi yang dimulai pada tahun 1912.

0 Komentar