Jenis Pakaian Adat Suku Baduy, Pakaian Adat Suku Baduy Dalam Lebih Unik!

Pakaian adat Suku Baduy
Pakaian adat Suku Baduy dalam memiliki ciri khas berwarna putih dan warna hitam.// foto : Pinterest @Jubel Group/Rakcer.id
0 Komentar

2. Ciri khas rumah adat suku Baduy

Setiap rumah tradisional memiliki ciri khas, baik secara fisik maupun fungsional, yang membedakannya dari rumah lainnya. Begitu pula dengan rumah adat Baduy ini yang menonjol dari rumah adat lainnya karena kearifan lokalnya.

Rumah adat Baduy memiliki ciri-ciri di bawah ini.

• Lantai rumah tidak menyentuh tanah karena ditinggikan.
• Setiap pilar penyangga struktur memiliki batu pondasi yang dibangun dari batu sungai asli.
• Dinding rumah dibangun dari anyaman bambu.
• Tidak memiliki jendela.
• Atapnya terbagi menjadi dua bagian, bagian kiri lebih panjang dari bagian kanan.
• Daun kelapa, ijuk, atau daun lontar digunakan untuk membuat atap.
• Potongan bambu digunakan untuk membuat lantai.

Bahasa yang digunakan suku Baduy :

Masyarakat asli Provinsi Banten berbicara menggunakan dialek, yaitu bahasa yang diturunkan dari bahasa sunda kuno.

Baca Juga:Keunikan Rumah Adat Suku Baduy yang Autentik, Tanpa Paku Tapi Bertahan Ratusan Tahun Kok Bisa?Wanita Baduy Kobisa Cantik-Cantik, Ternyata Ini Rahasia Mereka

Bahasa dialek tersebut termasuk kedalam golongan bahasa kasar, namun bahasa ini ternyata emmiliki tingkatan dari bahasa yang halus hingga yang kasar yanag biasa digunakan dalam kegiatan informal.

Ketika Kesultanan Mataram menguasai Priangan (wilayah tenggara Provinsi Jawa Barat), adalah awal dari peningkatan bahasa ini.

Kesenian beladiri suku Baduy :

1. Pencak silat

Ajaran Islam sangat terjalin erat dengan provinsi Banten yang dikenal dengan ilmu bela diri. Tak heran jika nama teknik dan jurus pergerakan silatnya diambil dari bahasa dan tulisan Arab.

Pada abad ke-15 M pada saat berdidrinya kerajaan Islam Banten yang dibawah pimpinan Sultan Hasanudin inilah menjadi awal mulanya pencak silat dikenal warga Banten.

2. Seni Debus

Sama seperti kesenian beladiri pencak silat, kesenian Debus ini awalnya mulai diciptakan pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanuddin (1532-1570) pada abad ke-16.

Debus, adalah suatu bentuk seni yang menujukkan kekuatan manusia yang luar biasa, dapat kebal api, benda tajam, minum air keras, memasukkan benda ke dalam kelapa utuh, menggoreng telur di kepala, dan banyak lagi.

Kesenian debus sendiri sangat lumrah sekali di daerah Bnten, bahkan banyak perguruan yang mengajarkan kesenian ini.

Pakaian adat suku Baduy :

0 Komentar