Maksimalkan Potensi Lokal, Study Tour Sekolah Tak Perlu Mahal

Maksimalkan Potensi Lokal, Study Tour Sekolah Tak Perlu Mahal
SOROTI. Anggota DPRD, Yoga dan Anton (kiri-kanan) menyoroti dinamika study tour yang belakangan menjadi sorotan publik. FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKYAT CIREBON
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Pro kontra terkait study tour sedang menjadi pembicaraan hangat belakangan ini. Pasca insiden kecelakaan bus pembawa rombongan yang sampai memakan korban. Ada yang melarang ada juga yang ingin mempertahankannya. 

Anggota DPRD Kabupaten Cirebon, Yoga Setiawan menjelaskan dinamika study tour sebetulnya sudah menjadi bahasan lama di DPRD jauh sebelum viral akibat insiden kecelakaan. Yakni ketika masih duduk di Komisi IV saat ketua komisinya Siska Karina SH MH.

Pihaknya sudah memanggil Dinas Pendidikan agar kegiatan study tour yang dilaksanakan pihak sekolah bisa dievaluasi.

Baca Juga:Apresiasi Pameran Keris, Pemda Wacanakan Buatkan MuseumTingkatkan Produksi Garam, DPRD Dorong Pemda Gandeng Universitas

“Kalaupun mau, study tournya memanfaatkan potensi daerah masing-masing,” kata Yoga kepada Rakcer.id, Senin 14 Mei 2024.

“Tujuan wisata para pelajar Cirebon yang ada di Cirebon saja. Kan di kita ada banyak potensi wisatanya,” lanjutnya.

Statmen ini kata dia sudah menjadi keputusan rapat komisi IV dengan Dinas Pendidikan. Nantinya agar dibuatkan surat edaran dari Disdik ke setiap sekolah.

“Tapi itu tidak dijalankan. Isinya kurang lebih sesuai dengan surat edaran Pj Gubernur yang belakangan diterbitkan,” katanya.

Pria yang digadang-gadang bakal menjadi Calon Wakil Bupati Cirebon dari PDI Perjuangan ini pun menyebutkan potensi wisata di Kabupaten Cirebon banyak. Salah satunya, sudah berskala nasional.

Sebut saja, wisata religi Makam Sunan Gunung Jati. Berbagai kalangan sudah banyak yang datang berkunjung. Berziarah ke makan wali. Tak terkecuali, tokoh nasional sekelas presiden pun kerap datang berkunjung kesana. Pelajar Cirebon pun harusnya dikenalkan.

Menjadikan Gunung Jati sebagai wisata unggulan. Jangan sampai, menjadi tujuan orang dari berbagai penjuru negeri, sementara pelajar Cirebon nya tidak pernah datang berkunjung.

Baca Juga:Pendopo Bupati Cirebon Dijadikan Tempat Pameran Keris NasionalDPRD Kabupaten Cirebon Sahkan Perda Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

Kemudian lanjut Yoga, potensi wisata alam Batulawang pun menjadi salah satu wisata lokal yang layak untuk direkomendasi. Selain aksesnya dekat, juga sebagai ikhtiar menghidupkan wisata daerah. “Kan rame nantinya. Wisata lokalnya hidup,” katanya.

“Sekarang, kalau semua pelajar Cirebon diarahkan ke Yogyakarta, Bandung atau daerah lainnya. Wisata di kitanya sepi,” katanya.

Selain itu, Yoga mengaku mendapat banyak aspirasi dari masyarakat, terkait kewajiban pelajar untuk membayar biaya study tour meskipun mereka tidak mengikutinya. Entah melalui skenario membayar setengahnya atau dengan bahasa lainnya.  “Itu harus dievaluasi. Dasarnya apa? Itu yang sekarang banyak dikeluhkan masyarakat,” katanya.

0 Komentar