PM Israel Ancam akan Lenyapkan Iran dan Lebanon jika Hizbullah Ikut Campur dalam Perang Melawan Hamas

Israel
Israel ancam akan lenyapkan iran dan lebanon foto : @pmisrael @instagram-rakcer.id
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID–   Setelah kedua belah pihak memulai serangan di perbatasan, militer Israel mengklaim Hizbullah dapat menyeret Lebanon memulai perang.

Israel dan Hizbullah melancarkan serangan gabungan ini ketika Israel masih bersemangat memerangi Hamas di Palestina.

Pertempuran mungkin akan mencapai Lebanon, menurut juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Jonathan Conricus, jika Hizbullah, yang menguasai wilayah selatan negara itu, terus menyerang wilayahnya.

Baca Juga:Israel Peringatkan Hizbullah untuk Tak Ikut Campur dalam Perang Melawan HamasSinopsis Film SARANJANA Kota Ghaib yang Diangkat dari Kisah Rakyat Kalimantan Selatan

Menurut Conricus pada Minggu (22/10), dikutip AFP, “Hizbullah dapat menyeret Lebanon ke dalam perang yang tidak akan membawa manfaat apa pun, kecuali kerugian yang signifikan.”

“Hizbullah memainkan peran yang sangat, sangat, sangat berbahaya, komentarnya kemudian. Mereka memperburuk masalah ini. Setiap hari, serangan terjadi berulang kali”

Conricus kemudian mempertanyakan apakah Lebanon benar-benar siap membahayakan stabilitas dan keberadaannya bagi Hamas.

“Penyelidikan seperti itu harus dikirim ke pihak berwenang Lebanon” katanya.

Israel lakukan penyerangan lebih dulu ke Lebanon sebelum Hizbullah

Setelah menentukan bahwa Hizbullah akan menyerang daerah tersebut, militer Israel melakukan invasi ke Avivim di sisi perbatasan Lebanon pada Minggu pagi.

Pengumuman resmi Israel menyatakan, “Militer Israel menyerang sel tersebut sebelum mereka dapat melakukan serangan.”

Selama akhir pekan, pasukan Hizbullah dan Israel terlibat pertempuran. Empat anggota Hizbullah dan Jihad Islam dibunuh di Lebanon akibat serangan terkoordinasi.

Tiga personel terluka di pihak Israel pada saat itu.

Seorang pejabat senior Hizbullah sebelumnya mengancam Israel dengan konsekuensi yang mengerikan jika mereka mencoba menyerang Jalur Gaza dengan berjalan kaki.

Ia mengklaim Hizbullah sudah berada di tengah konflik.

Baca Juga:Aktor Oh Jung Se Alami Kecelakaan Mobil hingga 1 Orang Dinyatakan TewasHeboh! Ben Kasyafani Dituding Terlibat Aliran Sesat

Benjamin Netanyahu menambahkan bahwa dia yakin dia akan merespons dengan lebih tegas dibandingkan konflik Israel-Hizbullah yang pecah pada tahun 2006.

Konflik yang berlangsung selama sebulan pada saat itu merusak infrastruktur sipil Lebanon dan menyebabkan satu juta orang meninggalkan rumah mereka.

Menurut Netanyahu yang dikutip Associated Press, Minggu (22/10/2023), “Jika Hizbullah memutuskan untuk terlibat dalam pertempuran tersebut, mereka akan kalah dalam pertempuran Lebanon Kedua,” dia memperingatkan.

Implikasinya terhadap mereka dan negara Lebanon akan sangat parah, ia memperingatkan. “Kami akan memberi mereka kekuatan yang tidak dapat mereka bayangkan.”

0 Komentar