Target Pe-Ri Mengubah 6 Ribu Purna PMI Jadi Wirausahawan

purna PMI
APRESIASI. Bupati Indramayu Nina Agustina menyambut baik pemberdayaan purna PMI yang akan dibentuk menjadi wirausahawan. rakcer.id/tardiarto azza
0 Komentar

RAKCER.ID – Program Perempuan Berdikari (Pe-Ri) yang diimplementasikan Pemkab Indramayu menargetkan 6 ribu orang purna PMI (Pekerja Migran Indonesia) menjadi wirausahawan.

Hal ini menjadi bagian dalam pemberdayaan purna PMI untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Melalui salah satu dari 10 program unggulan bupati Indramayu itu, pemkab berupaya memberikan perhatian bagi sektor terciptanya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi purna PMI.

Baca Juga:Bupati Buka Workshop Wirausaha, Agendakan Cetak pencipta Lapangan KerjaAnggota Korpri Kabupaten Kuningan Dituntut Lebih Responsif Berikan Pelayanan

Bupati Indramayu Nina Agustina menyebutkan, sebanyak 1.330 pelaku wirausahawan di Kabupaten Indramayu tumbuh selama 2 tahun. Mereka merupakan eks PMI sebagai penerima manfaat program Pe-Ri.

“Sejak 2021 hingga 2022 tercatat purna PMI yang mendapatkan pelatihan sebanyak 1.330 orang,” jelasnya.

Menurutnya, program Pe-Ri merupakan pelatihan kewirausahaan secara berkelompok bagi para purna PMI. Dan pada tahun 2026 nanti diharapkan programnya bisa mencetak 6 ribu wirausahawan.

“Ditargetkan pada 2026 akan ada 6000 wirausahawan baru di Kabupaten Indramayu berkat program Pe-Ri,” sebutnya.

Oleh karena itu, Nina juga sangat mendukung sinergitas antara TNI dan Polri dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pembinaan UMKM.

Salah satunya sangat mengapresiasi dengan adanya pupuk BIOS 44 yang digunakan di lahan pertanian Kabupaten Indramayu.

Nina melanjutkan, sinergitas TNI dan Polri terkait program ketahanan pangan sangat selaras dengan upaya Pemkab Indramayu. Yakni dalam upaya mewujudkan Kota Mangga sebagai daerah lumbung pangan nasional.

Baca Juga:Pembunuh Nenek Lakukan 63 Adegan, Polres Gelar Rekonstruksi Kasus PembunuhanBarisan Relawan Desa Kuningan Siap Menangkan Ganjar

“Seperti RPJMD kita adalah lumbung pangan nasional. Dengan adanya sinergitas TNI dan Polri ini kita sambut dengan baik demi kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Indramayu,” imbuhnya. (tar)

0 Komentar