Meski terlihat murah, kalian perlu memahami bahwa NJKB bukan harga showroom. Harga resmi biasanya lebih tinggi karena sudah ditambah pajak, biaya distribusi, margin dealer, dan komponen lainnya.
Namun ada juga kemungkinan harga jual tidak terlalu jauh dari NJKB. BYD sebelumnya pernah menerapkan strategi harga agresif pada beberapa modelnya, sehingga pasar Indonesia cukup antusias menyambut produk mereka.
Di tengah persaingan kendaraan elektrifikasi, mobil listrik BYD terbaru ini punya peluang besar untuk menarik minat keluarga muda maupun pengguna harian yang menginginkan kendaraan hemat bahan bakar dan minim emisi.
Baca Juga:Sebentar Lagi Rilis iPhone 18 Series, Apakah iPhone 15 Masih Layak Dibeli di Tahun 2026?Berapa Gaji Debt Collector RI di Lapangan Setiap Sukses Menarik 1 Mobil? Ternyata Nominalnya Bikin Kaget!
Secara spesifikasi, BYD M6 PHEV atau yang dikenal sebagai Song Max DM-i di beberapa negara memakai mesin bensin 1.498 cc yang dipadukan dengan motor listrik bertenaga besar.
Spesifikasi singkat BYD M6 PHEV:
- Mesin bensin 1.498 cc
- Tenaga mesin 110 PS
- Torsi mesin 135 Nm
- Motor listrik 145 kW
- Tenaga motor listrik 197 PS
- Torsi motor listrik 325 Nm
- Baterai Blade Battery 18,3 kWh
- Jarak tempuh EV hingga 105 km
- Jarak tempuh kombinasi hampir 1.000 km
Dengan kemampuan tersebut, mobil ini cocok untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan luar kota. Mode listriknya cukup untuk aktivitas harian, sementara mesin bensin tetap memberi rasa aman saat perjalanan jauh.
Pasar otomotif Indonesia memang sedang bergerak menuju elektrifikasi yang lebih luas. Karena itu, kehadiran mobil listrik BYD terbaru menjadi salah satu hal yang paling dinantikan oleh banyak konsumen pada tahun ini.
Jika peluncurannya benar terjadi dalam waktu dekat, bukan tidak mungkin BYD akan semakin kuat bersaing di pasar kendaraan ramah lingkungan Indonesia.
Mobil listrik BYD terbaru berpotensi menjadi pilihan utama bagi kalian yang ingin beralih ke kendaraan masa depan dengan harga yang lebih terjangkau.
