Bambu Tumbuh di Batu, Destinasi Wisata Religi

UNIK. Pemerintah Desa Sindangkerta Kecamatan Maja bakal menata lokasi pohon bambu di atas batu sebagai salah satu destinasi wisata religi.
UNIK. Pemerintah Desa Sindangkerta Kecamatan Maja bakal menata lokasi pohon bambu di atas batu sebagai salah satu destinasi wisata religi.
0 Komentar

RAKYATCIREBON.ID – Ada fenomena unik ketika rimbunan pohon bambu tidak tumbuh di atas tanah, namun tumbuh subur di atas batu besar. Batu besar itu sendiri cukup tinggi, dua meter lebih tinggi daripada tinggi badan orang.

Jarang tumbnuhan apapun bisa tumbuh di‎ permukaan batu. Namun rimbunan pohon bambu yang tumbuh di atas batu-batu ini ada di Blok Sukamanah, Kampung Dukuh Peundeuy Desa Sindangkerta, Kecamatan Maja.

Kepala Desa Sindangkerta Mohamad Sobirin mengatakan, menurut cerita dari juru kunci, 60 tahun yang lalu sempat terjadi suara ledakan di area bebatuan pohon bambu itu. “Batu berukuran besar itu terbelah. Saat ini, banyak tumbuh pohon bambu di area bebatuan itu,” ujarnya.

Baca Juga:Cegah Konplik, 83 Desa Menerima Batas DesaBelum Ada Maskapai Alihkan Penerbangan

Masyarakat Desa Sindangkerta tidak dibolehkan menebang pohon bambu yang tumbuh di atas bebatuan itu. Pernah ada warga yang menebang pohon bambu itu, kemudian orang itu didatangi sosok yang mengaku penunggu pohon bambu.

Di lokasi pohon bambu itu, ada makam buyut yang dikenal dengan sebutan Mbah Buyut Donce. Terdapat juga makam berukuran kecil, yang dikenal dengan sebutan makam Syaikh Muhammad Ali. Kedua makam ini ada kaitan dengan sejarah di Kabupaten Majalengka. Namun untuk kejelasan belum dilakukan penelusuran.

Pihak desa berencana melakukan penataan lokasi bambu itu, agar lebih tertata dan menjadi salah satu destinasi wisata religi di Desa Sindangkerta.

“Kami, pemerintah desa akan segera menata area itu,” ujarnya. (hsn)

0 Komentar