Disnakertrans-UPI Teken Kerjasama Tenaga Kerja

KESEPAKATAN BERSAMA. Kadisnakertrans Kabupaten Kuningan, Dr Elon Carlan MPd dan perwakilan uPI, Dianni Risda melakukan penandatangan kerjasama untuk mengirimkan tenaga kerja ke Jepang dan pelatihan, kemarin 17/1).
KESEPAKATAN BERSAMA. Kadisnakertrans Kabupaten Kuningan, Dr Elon Carlan MPd dan perwakilan uPI, Dianni Risda melakukan penandatangan kerjasama untuk mengirimkan tenaga kerja ke Jepang dan pelatihan, kemarin 17/1).
0 Komentar

RAKYATCIREBON.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan menandatangani nota kesepahaman dengan Biro Kerjasama Luar Negeri Univertitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kesepakatan ini ditandatangani Kadisnakertrans, Dr Elon Carlan MPd dan Dianni Risda dari UPI, kemarin (17/1). Kerjasama ini dibangun kedua belah pihak untuk mengirimkan tenaga kerja ke Jepang.

Elon mengatakan, momen ini sangat istimewa lantaran dirinya genap sebulan menduduki kursi kepala Disnakertrans. “Hari ini saya genap satu bulan menjabat sebagai Kepala Disnakertrans. Dan sekarang ada momen penting yakni penadatanganan MoU dengan Biro Kerjasama Luar Negeri Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kaitan ketenagakerjaan,” papar Elon.

Menurut dia, kerjasama ini tidak tiba-tiba datang begitu saja, melainkan sudah dijajaki selama sejak setahun lalu. Elon mengingat jika saat itu drinya diperintahkan oleh Bupati H Acep Purnama untuk mengurus kerjasama kaitan pendidikan, ekonomi, pekerjaan dan penelitian yang berbasis ke Jepang. “Jadi, saya katakana bahwa semua ini tidak datang secara tiba-tiba namun melalui proses yang sangat panjang. Dimana saat itu saya masih menjadi Kabid PAUD/Dikmas di Disdikbud. Alhamdulillah perintah pak bupati bias saya laksanakan, dan sekarang pada tahap penandatangan kesepakat bersama,” ujarnya.

Baca Juga:Raker, Korpri Bahas Peran Penting ASNForum Kuwu Patrol Indramayu Belajar Sampah ke Lengkong Kulon

Dan hari ini, lanjut Elon, pihaknya kedatangan tamu dari UPI yaitu Dianni Risda dari Biro Kerjasama Luar Negeri UPI. Kedatangan mereka untuk memulai kerjasama dengan Disnakertrans sebagai upaya optimalisasi tenaga kerja. “Beliau ini Dosen Sastra Jepang di UPI, dan sudah bekerja di lembaga tersebut sejak tahun 2008 silam. Terlebih UPI merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang dipercaya sebagai penghubung Indonesia dengan Jepang,” jelas elon.

Dengan kerjasama tersebut, dirinya akan menyediakan orang yang kemudian dilakukan seleksi oleh pihak UPI. Dan penyediaan ini tidak menganggu APBD sedikitpun. “Rencananya nanti Pak Bupati di bulan Maret akan ke Jepang guna melakukan MoU serupa dengan pemerintahan di sana,” ungkap Elon.

Dia mengungkapkan, potensi untuk bekerja di Jepang sangat besar. Tercatat ada sekitar 14 sektor yang dibutuhkan. Di antaranya perawat lansia, petugas kebersihan gedung, pembuatan perangkat dan suku cadang mesin, industri permesinan pabrik, industri listrik, elektronik dan informasi.

0 Komentar