RAKCER.ID – Hyundai sedang tidak main-main. Setelah sukses dengan Ioniq 5, 6, dan 9, pabrikan asal Korea Selatan itu kini bersiap meluncurkan bidak terbarunya: Hyundai Ioniq 3.
Bukan sekadar mobil listrik biasa, Ioniq 3 disebut-sebut sebagai pion yang bisa mengubah papan permainan di segmen hatchback ukuran menengah.
Yang paling menarik? Mobil ini BUKAN SUV. Di tengah gempuran mobil tinggi besar di mana-mana, kehadiran Ioniq 3 seperti oase segar bagi pecinta hatchback klasik ala Volkswagen Golf atau Ford Focus.
Baca Juga:Suku Bunga Deposito BRI per April 2026, Cara Pintar untuk Simpan Dana dengan Return 4,75 Persen per BulanSamsung Galaxy S26 Ultra, Hp Samsung yang Punya Fitur AirDrop dan Bisa Kirim File ke iPhone Dalam 3 Detik
Desain: Bukan Sekadar Mobil, Tapi Seni Lipat Baja
Salah satu hal unik dari Ioniq 3 adalah material utamanya: baja. Hyundai dengan bangga merayakan baja hijau yang mereka produksi sendiri dalam tungku listrik.
Konsep desainnya bahkan terinspirasi dari seni melipat kertas origami, yang kemudian diterjemahkan menjadi teknik melipat baja pada bodi mobil.
Hasilnya adalah perpaduan antara garis tegas dari Ioniq 5 dan lengkungan lembut dari Ioniq 6, tapi tetap dengan karakter yang benar-benar baru.
Soal warna, Hyundai memilih kombinasi tungsten gray untuk merayakan keindahan baja, serta aksen kaca berwarna kuning.
Sekilas terdengar aneh, tapi saat dilihat langsung, warnanya terlihat brilian dan menyenangkan.
Di bagian belakang, terdapat spoiler ducktail berwarna kuning lime yang tidak hanya keren tetapi juga fungsional untuk aerodinamika. Dan sebagai ganti knalpot, Hyundai justru memasang twin speaker.
Ya, speaker. Bayangkan kalian bisa melaju pelan di depan mobil lain, lalu mobil memancarkan suara seperti sedang melakukan burnout. Gila? Tidak perlu?
Baca Juga:Cairkan JHT Lewat Aplikasi Jamsostek Mobile Bisa Dapat hingga Rp15 Juta per Orang, Ini Caranya!8 Langkah Supaya Bisa Dapat Return 10 Persen Semingg! Ini Cara Memilih Saham yang Potensi Naik dengan Cepat
Tapi sangat menyenangkan. Hyundai bahkan sedang mempertimbangkan untuk membawa fitur ini ke mobil produksi.
Interior: Minimalis, Terang, dan Penuh Kejutan
Masuk ke dalam kabin, suasana terasa bersih dan terang dengan dominasi abu-abu serta aksen kuning.
Hyundai tetap setia pada tombol-tombol fisik untuk kontrol suhu, karena mereka sadar bahwa menekan layar sentuh sambil melaju di jalan tol bisa berbahaya.
Hanya perlu sepersekian detik untuk melirik layar, dan kalian sudah melaju 3-4 meter tanpa sadar.
Ada juga sentuhan main-main seperti tombol “eject driver” dan “eject passenger” – tentu hanya konsep, tapi bikin senyum.
