Drama Kelangkaan Minyak Goreng Curah, Bupati Apresiasi Demokrat

SAMBUT BAIK. Bupati Cirebon, H Imron mengapresiasi Demokrat yang sudah memfasilitasi warga Cirebon mendapatkan minyak goreng curah dan tidak akan mengevaluasi kinerja Disperdagin yang tidak mampu menyediakan migor curah.
SAMBUT BAIK. Bupati Cirebon, H Imron mengapresiasi Demokrat yang sudah memfasilitasi warga Cirebon mendapatkan minyak goreng curah dan tidak akan mengevaluasi kinerja Disperdagin yang tidak mampu menyediakan migor curah.
0 Komentar

RAKYATCIREBON.ID – Bupati Cirebon mengapresiasi Partai Demokrat. Pasalnya, partai berlambang merci itu, sudah memberikan kemudahan kepada warga Cirebon melalui bazar murah minyak goreng curah yang saat ini, sedang dalam kondisi sulit didapat.

“Kalau Partai Demokrat bisa (menyediakan, red), ya itu bagus lah. Karena Demokrat bisa membantu kebutuhan masyarakat,” kata Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg, Selasa (29/3).

Mengingat, persoalan minyak goreng curah, bukan hanya dirasakan di Kabupaten Cirebon saja. Daerah lain pun sama. Pemkab Cirebon bukan tidak bisa memfasiltasi ketersediaan minyak goreng curah. Namun, karena kondisinya memang sangat sulit untuk bisa menyediakan komoditas tersebut.

Baca Juga:PNM Fasilitasi Sampah Jadi Rupiah Lewat Program Bank SampahSerahkan Sertifikat Tanah, Bupati: Silahkan untuk Usaha

Alasannya, Kabupaten Cirebon tidak punya pabrik. Otomatis, harus meminta ke provinsi. Imron pun mengaku mengetahui, sudah adanya desakan dari DPRD terkait kinerja Disperdagin, yang tidak bisa memfasilitasi keberadaan minyak goreng curah tersebut. Namun, kewenangannya bukan di daerah.

“Kami bukan tidak bisa memfasilitasi. Tapi harus nyari kemana. Kesulitan minyak goreng curah kan terjadi hampir di semua wilayah di Indonesia, bukan di Kabupaten Cirebon saja. Jadi bukan kesalahan Disperidagin,” kata Imron.

Imron sendiri mengaku tidak perlu menindak Disperdagin atas ketidakmampuannya memfasilitasi kelangkaan minyak. Karena, secara kinerja, dinilainya tidak ada masalah. Urusan ketersediaan minyak goreng curah, bukan kesalahan pihak Disperindagin Kabupaten Cirebon, tapi masuk dalam persoalan nasional.

“Ya apanya yang harus di evaluasi. Toh ini kan kebijakan pusat dalam hal ini kesalahan ada di kementerian. Kalau di Kabupaten Cirebon saja yang kesulitan minya goreng, baru saya evaluasi,” ucapnya.

Sebelumnya, Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon mendesak agar Bupati Cirebon mengevaluasi kinerja para pejabat Disperdagin. Hal itu berkaitan dengan susahnya masyarakat mendapatkan minyak goreng curah. Disperindagin, dianggap tidak bisa memfasilitasi persoalan tersebut.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, Mad Saleh menilai, di saat masyarakat menjerit dengan langkanya minyak goreng, kehadiran Pemkab Cirebon sangat dibutuhkan. Namun, selama ini, Pemda melalui Disperdagin tidak bisa memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan minyak goreng curah dengan mudah dan harga murah. (zen)

0 Komentar