Mendagri Tito Karnavian Beri Peringatan Dini Tentang Risiko Kelangkaan Bahan Pokok Selama Bulan Ramadhan

Mendagri Beri Peringatan Dini Tentang Risiko Kelangkaan Bahan Pokok Selama Bulan Ramadhan
Mendagri Beri Peringatan Dini Tentang Risiko Kelangkaan Bahan Pokok Selama Bulan Ramadhan. FOTO:Pinterest.com/Rakcer.id
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengungkapkan beberapa komoditas pangan seperti beras, cabai merah, dan telur ayam ras mendapati peningkatan harga di level nasional. Hal ini disampaikan saat Rapat Koordinasi Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan pada Senin (4/3/2024).

Mengatasi situasi tersebut, Tito menjamin bahwa pemerintah telah merumuskan serangkaian tindakan. “Kami sudah merumuskan panduan, setidaknya ada sembilan langkah,” ujarnya.

Sembilan inisiatif ini meliputi pemantauan harga dan stok untuk memastikan kebutuhan tersedia, rapat teknis bersama tim pengendali inflasi daerah, dan menjaga pasokan bahan pokok dan barang penting. Tito juga menjelaskan bahwa pemerintah mendorong gerakan menanam serta melaksanakan operasi pasar murah.

Baca Juga:Apa Sebenarnya Dampak Fitur 'Garansi Bebas Pengembalian' bagi Para Penjual?Strategi Branding untuk UMKM: Meningkatkan Omzet Bisnis di Tahun 2024

Selain itu, ia mengatakan akan melakukan inspeksi mendadak ke pasar dan distributor untuk mencegah penimbunan barang, berkoordinasi dengan daerah penghasil komoditas, merealisasikan BTT untuk pengendalian inflasi, dan memberikan bantuan operasi dari APBD.

Mendagri Tito menyeru agar para pengusaha pangan tidak melakukan penimbunan barang. “Kami tentu menginginkan para pengusaha untuk mendapatkan keuntungan, tapi jika ada barang yang ditahan, akan menyebabkan distorsi distribusi dan dapat menaikkan harga,” imbuhnya.

Jika ada pengusaha yang masih menahan barang, Tito menegaskan bahwa penegak hukum akan segera mengambil tindakan secara tegas. “Jika ada pengusaha yang kedapatan menimbun barang, mau tidak mau penegak hukum akan langsung turun tangan,” tegasnya.

Akhirnya, Mendagri mengingatkan pentingnya antisipasi dan kerja sama untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga bahan pokok, khususnya saat memasuki bulan Ramadhan.

 

0 Komentar