8 Langkah Supaya Bisa Dapat Return 10 Persen Semingg! Ini Cara Memilih Saham yang Potensi Naik dengan Cepat

cara memilih saham yang potensi naik
8 Langkah Supaya Bisa Dapat Return 10 Persen Semingg! Ini Cara Memilih Saham yang Potensi Naik dengan Cepat. IST (Market Bisnis)
0 Komentar

RAKCER.ID – Cara memilih saham yang potensi naik dalam waktu dekat perlu strategi yang jelas. Banyak trader gagal karena hanya ikut-ikutan tanpa membaca pergerakan dana di pasar.

Padahal, dengan pendekatan yang tepat, Anda bisa menemukan saham yang berpotensi memberi return hingga 10 persen dalam waktu sekitar satu minggu.

Cara memilih saham yang potensi naik tidak dimulai dari berita. Fokus utamanya ada pada analisa transaksi dan pergerakan pelaku besar di market.

Baca Juga:8 Merek Smartwatch dan Smartband Murah di Bawah 1 Juta yang Sudah Ada Fitur GPS dan Tersambung StravaRekomendasi 5 Smartwatch Garmin Termurah di Tahun 2026 Sejak Turun Harga

Langkah pertama, cari saham yang sedang diakumulasi

Cara memilih saham yang potensi naik dimulai dari screening saham yang sedang diakumulasi. Akumulasi berarti ada dana besar yang masuk secara konsisten dalam beberapa hari.

Lakukan pengecekan setelah market tutup. Cari saham yang menunjukkan aktivitas beli dominan di hari terakhir.

Pastikan saham tersebut likuid. Gunakan patokan minimal nilai transaksi Rp1 miliar. Jika di atas Rp10 miliar, kondisi lebih ideal karena Anda bisa masuk dan keluar dengan lebih mudah.

Langkah kedua, baca aliran dana

Cara memilih saham yang potensi naik berikutnya adalah memahami aliran dana. Perhatikan siapa yang membeli dan siapa yang menjual.

Kondisi yang paling kuat:

  1. Dana asing masuk
  2. Big money masuk
  3. Retail keluar

Saat retail keluar, tekanan jual berkurang. Ini membuat harga lebih mudah naik karena pemain besar berani dorong harga ke atas. Pola ini sering muncul sebelum saham naik signifikan dalam waktu singkat.

Langkah ketiga, identifikasi broker besar

Cara memilih saham yang potensi naik juga harus melihat aktivitas broker. Cari broker yang membeli secara konsisten dalam jumlah besar.

Ciri broker kuat:

  • Membeli terus dalam beberapa hari
  • Nilai transaksi besar
  • Tidak terlihat jual besar

Jika satu broker sudah mengumpulkan puluhan miliar, itu sinyal penting. Apalagi jika nilai transaksi harian lebih kecil dari total pembelian mereka.

Baca Juga:20 KM per Liter Belum dengan Baterai, CHERY C5 CSH Konsumsi Bahan Bakar Super Irit, Mobil Hybrid Terbaru 2026Analisa Pasar Kripto Seminggu Kedepan! Harga Bitcoin Per Hari Ini Capai 75 Ribu USD atau Rp1,3 Miliar

Artinya mereka tidak bisa keluar cepat dan cenderung menjaga harga tetap naik.

Langkah keempat, perhatikan harga rata-rata

Cara memilih saham yang potensi naik akan lebih akurat jika Anda tahu harga average broker besar.

0 Komentar