Filosofi Dibalik Bentuk Ketupat Lebaran: Simbol Persatuan dan Keutuhan

Filosofi Dibalik Bentuk Ketupat Lebaran: Simbol Persatuan dan Keutuhan
Ketupat merupakan hidangan ikonik yang selalu hadir di momen Lebaran. Foto: Pinterest/Rakcer.id
0 Komentar

CIREBON, RAKCER.ID – Ketupat merupakan hidangan ikonik yang selalu hadir di momen Lebaran, tak hanya memanjakan lidah dengan kelezatannya tetapi juga menyimpan makna filosofis yang mendalam. 

Bentuk ketupat yang unik dengan dua sisi yang saling bersinggungan dan empat sudut yang meruncing, sarat dengan nilai-nilai luhur yang dianut masyarakat Indonesia.

Berikut adalah 5 Filosofi Dibalik Bentuk Ketupat Lebaran:

1. Simbol Persatuan dan Kesatuan

Bentuk ketupat yang terjalin erat dari anyaman janur melambangkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Dua sisi yang saling bersinggungan merepresentasikan dua kelompok manusia yang berbeda, di mana perbedaan tersebut dipersatukan dalam tali persaudaraan dan rasa cinta kasih.

2. Simbol Keutuhan dan Kesempurnaan

Baca Juga:Resep Opor Ayam yang Lezat dan Mudah Dibuat, Cocok untuk Hidangan Lebaran Bersama KeluargaRekomendasi 5 Kue Kering Lebaran yang Paling Dicari, Cocok untuk Hampers!

Empat sudut ketupat melambangkan empat penjuru mata angin, yang berarti bahwa ajaran Islam menyebar ke seluruh penjuru dunia. 

Bentuk ketupat yang utuh dan sempurna juga melambangkan kesempurnaan iman dan amal ibadah umat Islam setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadhan.

3. Simbol Kesucian dan Kebersihan

Warna putih pada ketupat, yang dihasilkan dari janur muda, melambangkan kesucian dan kebersihan hati. Hal ini selaras dengan makna Idul Fitri, yaitu kembali fitrah dan suci setelah sebulan penuh berpuasa dan memohon ampunan kepada Allah SWT.

4. Simbol Kesyukuran dan Kegembiraan

Ketupat yang disajikan bersama hidangan lezat lainnya pada momen Lebaran merupakan simbol rasa syukur atas limpahan rahmat dan karunia Allah SWT. Bentuknya yang unik dan menarik juga menjadi simbol kegembiraan dan kebahagiaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

5. Melestarikan Tradisi dan Nilai-Nilai Luhur

Ketupat Lebaran bukan sekadar hidangan biasa, tetapi juga merupakan simbol tradisi dan nilai-nilai luhur yang diwariskan turun-temurun. 

Menyantap ketupat bersama keluarga dan orang-orang terkasih menjadi momen istimewa untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkuat rasa cinta tanah air.

Memahami filosofi di balik bentuk ketupat Lebaran dapat membantu kita untuk lebih menghargai tradisi dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. 

Baca Juga:Ramalan Zodiak 5 April 2024: Taurus Mendapat Rezeki Nomplok, Aries dan Leo Harus Waspada!Legenda Putri Mandalasari dan Misteri Kapal Karam di Pantai Jayanti

Mari kita lestarikan tradisi Lebaran dengan penuh makna dan arti, dan jadikan momen ini sebagai ajang untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. (*)

0 Komentar