Biar Isi BBM Makin Cepat, Begini Cara Pasang Barcode MyPertamina di Kaca Mobil

Biar Isi BBM Makin Cepat, Begini Cara Pasang Barcode MyPertamina di Kaca Mobil.
Biar Isi BBM Makin Cepat, Begini Cara Pasang Barcode MyPertamina di Kaca Mobil. Foto: RRI/Rakcer.id
0 Komentar

RAKCER.ID – Mengantre di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sering kali menyita waktu, terutama saat jam sibuk pulang kerja atau menjelang akhir pekan.

Untuk memangkas waktu antrean dan memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran, PT Pertamina (Persero) mewajibkan penggunaan QR Code atau barcode MyPertamina bagi pemilik kendaraan roda empat yang ingin membeli Pertalite maupun Solar.

Salah satu trik cerdas yang banyak dilakukan oleh pemilik kendaraan saat ini adalah menempelkan cetakan barcode tersebut langsung di kaca mobil.

Baca Juga:Ramalan Shio Bulan Ini: Prediksi Nasib Lengkap 12 Shio dari Januari hingga DesemberCara Menggunakan ATM Bitcoin untuk Pemula: Panduan Tarik Tunai dan Beli Crypto

Dengan cara ini, Anda tidak perlu lagi repot-repot merogoh saku mencari ponsel pintar atau membuka aplikasi MyPertamina saat petugas SPBU hendak melakukan pemindaian. Cukup arahkan posisi mobil, dan petugas bisa langsung memindai kode tersebut dari luar.

Lantas, bagaimana langkah-langkah mempersiapkan dan menempelkan kode unik ini dengan benar agar tidak rusak dan tetap mudah terbaca oleh mesin pemindai? Simak panduan lengkapnya di bawah ini.

1. Unduh dan Cetak QR Code MyPertamina Terlebih Dahulu

Langkah awal yang harus Anda lakukan tentu saja mendapatkan kode QR resmi untuk kendaraan Anda.

Jika Anda sudah mendaftarkan kendaraan melalui situs Subsidi Tepat MyPertamina dan mendapatkan status terverifikasi, Anda bisa langsung mengunduh kode tersebut.

Buka akun MyPertamina Anda, pilih menu subsidi tepat, lalu unduh dokumen QR Code yang tersedia. Setelah file tersimpan di galeri ponsel atau komputer, cetak kode tersebut menggunakan kertas biasa.

Agar ukurannya pas dan tidak terlalu mencolok di kaca, Anda bisa mencetaknya dengan ukuran sekecil kartu nama atau kartu identitas.

2. Lapisi dengan Laminasi atau Stiker Transparan

Kaca mobil sering kali terpapar panas matahari langsung dan juga kelembapan dari pendingin udara (AC) di dalam kabin. Agar kertas cetakan barcode tidak mudah pudar, lecek, atau luntur akibat terkena cipratan air, lapisi kertas tersebut dengan plastik laminasi panas.

Baca Juga:Daftar Harga Emas Perhiasan Kadar 17K, 18K, dan 24K Terbaru di PasaranMengenal BBM Jenis Baru yang Segera Rilis di Indonesia, Apa Saja Keunggulannya?

Jika ingin lebih praktis, Anda bisa membungkusnya menggunakan isolasi plastik bening yang lebar pada kedua sisinya sebelum dipotong rapi.

3. Pilih Posisi Tempel yang Strategis

0 Komentar