RAKCER.ID – Apple dilaporkan akan mengambil langkah tidak biasa terkait strategi peluncuran lini gawai terbarunya.
Raksasa teknologi asal Cupertino tersebut dikabarkan membagi jadwal rilis iPhone 18 menjadi dua fase berbeda hingga awal tahun depan.
Alih-alih meluncurkan seluruh varian secara bersamaan seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya, keputusan ini diambil guna menyesuaikan dinamika rantai pasok global yang tengah menghadapi tantangan besar.
Baca Juga:Pixar Gandeng Taylor Swift untuk Isi Soundtrack Utama Toy Story 5Sinopsis Toy Story 5: Ketika Woody dan Buzz Harus Berebut Perhatian dengan Tablet 'Lilypad'
Fase pertama akan difokuskan untuk segmen premium. Lini iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dijadwalkan tetap meluncur tepat waktu pada gelaran Apple Event di bulan September mendatang.
Langkah ini diambil agar Apple bisa segera memamerkan pencapaian teknologi tertinggi mereka, termasuk integrasi perangkat keras baru yang dirancang khusus untuk memproses kecerdasan buatan tingkat lanjut secara mandiri di dalam perangkat.
Sementara itu, fase kedua justru menjadi ruang bagi varian reguler. Model iPhone 18 standar dan versi ekonomisnya dilaporkan mengalami penundaan jadwal produksi massal.
Alhasil, kedua varian ini baru akan menyusul ke permukaan pada kuartal pertama tahun depan. Pemisahan lini waktu peluncuran ini menandai perubahan manajemen logistik terbesar yang pernah dilakukan perusahaan dalam satu dekade terakhir.
Kendala Pasokan Komponen Jadi Pemicu Utama
Keputusan untuk memecah peluncuran ini bukan tanpa alasan. Informasi dari internal industri manufaktur di Taiwan mengindikasikan adanya kendala kapasitas produksi pada pabrik pembuat cip utama, TSMC.
Apple menjadi pelanggan pertama yang mengadopsi arsitektur prosesor 2 nanometer untuk cip A20 terbarunya. Namun, tingkat efisiensi produksi massal yang belum stabil memaksa perusahaan memprioritaskan pasokan cip untuk model Pro terlebih dahulu.
Selain masalah prosesor, kelangkaan komponen modul memori (RAM) berkecepatan tinggi di tingkat global juga turut memperkeruh situasi.
Baca Juga:Hasil Piala Dunia 2026: Haaland Cetak Brace di Laga Debut, Norwegia Hajar Irak 4-1Sengit! Seluruh Tim Raih Poin Kembar di Klasemen Piala Dunia FIFA 2026 Grup G dan H
Kebutuhan RAM minimum sebesar 12GB untuk menjalankan fitur pemrosesan data lokal membuat Apple harus berebut slot pesanan dengan industri peladen data eksternal.
Dengan menunda varian standar, Apple dapat mengamankan pasokan komponen penting tersebut tanpa mengorbankan volume produksi lini Pro yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi.
Strategi Lini Premium untuk Amankan Pendapatan
Dari sisi bisnis, mendahulukan varian Pro pada bulan September merupakan langkah taktis untuk mengamankan pendapatan kuartal penutup.
