Kepler_L2 melaporkan di forum NeoGAF bahwa Bill of Materials (BoM) atau modal awal pembuatan satu unit PS6 membengkak drastis sekitar $200 dari estimasi awal, membuat biaya produksinya kini melonjak hingga mendekati angka $960 per unit.
Pemicu utamanya adalah lonjakan harga komponen memori (RAM) di pasar global akibat pasokan yang tersedot oleh pusat data AI (krisis RAMmageddon).
Ditambah dengan prinsip Sony yang menegaskan tidak ingin menjual perangkat keras dengan kerugian subsidi yang signifikan, para analis memprediksi harga retail PlayStation 6 versi digital saat diluncurkan nanti bisa melambung tinggi hingga menyentuh angka $999 (sekitar Rp16 Jutaan).
Baca Juga:Realme P4 Series Siap Debut di Indonesia 2 Juli 2026, Gandeng Tim Esports RRQ!Perbandingan Vivo TWS 5 Pro vs Xiaomi Buds 5 Pro: Spesifikasi, Fitur, dan Harga
Meskipun diterpa badai kenaikan harga komponen, Sony dikabarkan tetap berada di jalur yang sesuai jadwal untuk pengembangan konsol ini. PlayStation 6 ditargetkan untuk meluncur ke pasar global pada akhir tahun 2027, mengikuti siklus hidup normal konsol PlayStation yang umumnya berkisar antara 6 hingga 7 tahun.(*)
