Maka, harus ada kontrol, termasuk kritik dari generasi muda tetap diperlukan sebagai bagian dari proses perbaikan pemerintahan.
“Kita membutuhkan generasi muda yang melek kebijakan publik, mampu menganalisis dan memahami bagaimana sebuah kebijakan dilaksanakan. Dengan begitu, kritik yang disampaikan kepada pemerintah bisa menjadi kritik yang tajam, berbasis data, sekaligus solutif,” kata Rida. (sep)
