ICMI Kabupaten Cirebon Siap Jadi Mitra Strategis Pemda, Fokus Pangan dan Energi Terbarukan

ICMI Kabupaten Cirebon Siap Jadi Mitra Strategis Pemda, Fokus Pangan dan Energi Terbarukan
PELANTIKAN. MPD Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Cirebon periode 2026–2031 resmi dilantik di Ruang Nyimas Gandasari, Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Sabtu (29/8/2026). FOTO : ZEZEN ZAENUDIN ALI/RAKCER.ID
0 Komentar

RAKCER.ID – Majelis Pengurus Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Cirebon periode 2026–2031 resmi dilantik di Ruang Nyimas Gandasari, Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon, Sabtu (29/8/2026).

Kepengurusan baru ICMI Kabupaten Cirebon dipimpin dr H Asad Sp THT-BKL sebagai ketua. Posisi sekretaris dipercayakan kepada H Ali Wahyuno. Sedangkan bendahara dijabat Dr Surnita Sandi Wiranata SE MM.

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan diskusi panel yang mengangkat tema arah kebijakan daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan, energi terbarukan, serta lingkungan hidup yang teratur, bersih, dan maju.

Baca Juga:HUT ke-51, Indocement Tancap Gas Perkuat Bisnis Hijau, Laba Melonjak 19,2 PersenCirebon Siaga Kekeringan dan Karhutla, Berlaku Hingga September

Ketua ICMI Orda Kabupaten Cirebon dr H Asad menegaskan, cendekiawan harus mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan pembangunan daerah.

Menurutnya, kemajuan Kabupaten Cirebon tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah. Dibutuhkan sinergi pemikiran dari kalangan akademisi, praktisi, dan berbagai elemen masyarakat.

“ICMI hadir bukan sekadar sebagai wadah berkumpulnya para intelektual, melainkan sebagai motor penggerak kebaikan yang inspiratif dan transformatif bagi masyarakat luas,” ujar Asad.

Ia menyebut tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Perubahan iklim dan kebutuhan menjaga kemandirian pangan menjadi persoalan yang harus mendapat perhatian serius.

Karena itu, ICMI Kabupaten Cirebon menyatakan siap mengambil bagian dalam memberikan gagasan dan rekomendasi bagi pembangunan daerah.

Asad juga menilai pengembangan energi terbarukan dan pengelolaan lingkungan tidak semata-mata persoalan teknis. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab moral bersama.

Melalui kolaborasi gagasan dan kerja nyata, pihaknya ingin memastikan bahwa Kabupaten Cirebon mampu menjadi daerah yang tidak hanya mandiri secara ekonomi. “Tetapi juga memiliki lingkungan yang sehat dan berkeadilan sosial bagi generasi mendatang,” katanya.

Baca Juga:Material Urugan Proyek Migas Desa Lombang Dipastikan Berasal dari Tambang BerizinToko Sarung Jok Motor Nyaris Dibobol Maling, Mesin Jahit Diduga Jadi Incaran

Ia berharap keberadaan ICMI dapat menjadi ruang bertemunya gagasan dari akademisi, praktisi, dan pemerintah daerah. Masukan tersebut diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Mari kita wujudkan Cirebon yang maju, berdaulat, makmur, dan bermartabat bersama-sama,” tegasnya.

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel. Forum tersebut membahas tantangan pembangunan Kabupaten Cirebon di tengah perubahan iklim, kebutuhan energi masa depan, serta pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.

0 Komentar