LUAR BIASA! 8 Mahasiswa dan 1 Dosen DKV Uniku Ikuti Pameran Postcard from Indonesia di Swiss

8 mahasiswa dan 1 dosen
GO INTERNATIONAL. 8 mahasiswa dan 1 dosen DKV Uniku mengikuti pameran “Postcard from Indonesia” di Swiss. rakcer.id
0 Komentar

RAKCER.ID – 8 mahasiswa dan 1 dosen Prodi DKV (Design Komunikasi Visual) FKOM Universitas Kuningan (Uniku), berhasil lolos kurasi dan mengikuti pameran “Postcard from Indonesia” di Swiss.

8 mahasiswa dan 1 dosen tersebut yaitu M Fadhil Fahrianto, Geral Dwi Cahyo, M Hiqbal, Rizandi Firdaus, Rizki Pajarudin, Alfiq Haikal, Diandra Mauludin, dan Dicky Febiano Iskandar, serta satu dosen yakni Azhar N Ahdiyat.

Pameran yang diikuti 8 mahasiswa dan 1 dosen DKV Uniku itu ini diinisiasi Connected Art Platform, sebuah ekosistem platform seni yang menjembatani hubungan antara seniman dengan penikmatnya di pasar dunia global.

Baca Juga:Bupati Kuningan Sholat Tarawih Perdana Ramadhan 1444 H di Masjid Agung Syiarul IslamPesanan Buah Kolang-Kaling Naik 50 Persen, Harga Naik Jadi Rp12 Ribu

Di pameran “Postcards from Indonesia” (PFI) seri pertama ini, total telah terpilih 60 karya yang dipamerkan di Siggenthal Pastoralraum, Swiss.

Karya-karya postcard yang terpilih dipresentasikan dalam bentuk Digital Art Shuffle Show (DASS) dan Postcard Exhibition.

Dikutip dari media sosial Connected Art Platform (CAP), jika keberagaman Indonesia yang biasanya diketahui oleh orang-orang di Swiss hanya dari jenis makanan dan tarian budayanya.

Maka kali ini “Postcards from Indonesia” berupaya menunjukan sisi “Magnificent” Indonesia yang kreatif dan inovatif melalui kehidupan sehari-hari masyarakatnya yang ternyata selaras dengan banyak hal di Eropa.

Tatanan kehidupan harmoni dengan alam yang sudah dimiliki Indonesia ternyata selaras dengan perkembangan permakultur di dunia.

Selain itu, gaya hidup vegetarian yang sedang marak di Eropa ternyata sudah dimiliki oleh masyarakat lokal sejak nenek moyang, juga kehidupan luar biasa di dunia bawah laut Indonesia terkait keindahan biota lautnya.

Tidak ketinggalan, sumber daya manusia kreatif dan inovatif yang sangat luar biasa, terbukti dari beberapa seniman dan partisipan di setiap acara yang selama ini CAP selenggarakan dan organize.

Baca Juga:Harga Bahan Pokok Naik, Permintaan di Awal Ramadhan MeningkatPelaku Usaha Thrifting Majalengka Protes, Harusnya Pemerintah Berantas Barang palsu

Seperti halnya Media Art Globale Festival, dimana para artis dan inovator dari berbagai belahan dunia juga berpartisipasi, sehingga ini menjadi salah satu ajang untuk menunjukan Indonesia yang maju pemikiran dan kinerjanya.

Pada malam pembukaan yang digelar pukul 18.00-22.00 CET, di luar dugaan, pameran sederhana PFI Swiss ini penuh sesak, dan hampir semua orang tetap tinggal sampai akhir acara.

0 Komentar