2. Kadal Bunchgrass Trans Vulkanik
Kadal bunchgrass trans vulkanik atau Sceloporus bicanthalis adalah jenis kadal yang termasuk dalam keluarga Phrynosomatidae.
Kadal ini merupakan hewan endemik di Meksiko. Umur kadal bunchgrass relatif singkat, hampir tidak mencapai satu tahun.
Biasanya pada hewan yang melakukan reproduksi secara bunuh diri, hewan jantan yang memiliki umur lebih pendek. Namun, terdapat perbedaan pada kadal bunchgrass ini.
Baca Juga:Fakta Menarik Ikan Salmon Pasifik: Selain Banyak Gizi, Bisa Berubah menjadi ZombiePrediksi PSV vs Arsenal di Liga Champions 2023/2024: Kunci Lolos PSV adalah Menang dari Arsenal
Kadal betina yang mati setelah melakukan reproduksi, sementara kadal jantan dapat hidup beberapa bulan lebih lama dari kadal betina.
3. Ikan Salmon Pasifik
Cerita mengenai ikan salmon Pasifik yang mati setelah melakukan kawin mungkin sudah menjadi pengetahuan umum.
Ikan salmon Pasifik menghabiskan sebagian besar hidupnya di laut. Namun, ketika memasuki masa kawin, ikan salmon Pasifik akan kembali ke sungai air tawar untuk melakukan proses reproduksi.
Betina akan menggali lubang di dasar sungai menggunakan ekornya dan meletakkan semua telurnya di sana. Sementara jantan akan membuahi telur betina dengan cara pembuahan eksternal, yakni di luar tubuh.
Proses hewan yang melakukan reproduksi secara bunuh diri ini sangat melelahkan bagi ikan salmon Pasifik. Mereka harus melawan arus sungai, sering kali tertabrak di dasar sungai sambil melakukan proses bertelur atau melepaskan sperma.
Karena itu, setelah melakukan proses reproduksi, ikan salmon ini umumnya akan mati. Masyarakat sekitar sering memanfaatkan ikan salmon ini untuk konsumsi.
Temukan berita dan artikel menarik lainnya di Google News.
